Todong Karyawan Rumah Sakit dengan Air Soft Gun, Seorang Pria Dicokok Polisi

pelaku SN saat diamankan polisi di Polsek Jombang dengan sepucuk senjata api air soft gun

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM:  SN (47) warga asal Jalan Patriot No. 40 RT. 03 /RW. 04 Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, harus mendekam di sel tahanan Polsek Jombang. Pasalnya, pria ini ditangkap polisi usai melakukan tindak pidana ancaman dan kekerasan, terhadap salah satu karyawan Rumah Sakit swasta di Jombang.

“Pada hari Senin tanggal 30 April 2018, sekitar pukul 14.30 WIB, Unit Reskrim Polsek Jombang yang dipimpin oleh Kanit Reskrim mengamankan pelaku yakni, SN yang diduga melakuakan tindak Pidana ancaman dan kekerasan, pada salah satu staf karyawan rumah sakit swasta,” ujar Kapolsek Jombang, AKP Suparno, Selasa (1/5/2018).

Masih menurut penjelasan Suparno, kronologis kejadian terjadinya tindak pidana ancaman dengan kekerasan tersebut, berawal pada hari Rabu tanggal 25 April 2018 sekira pukul 16.30 WIB.

“Pada awalnya pelaku menanyakan jumlah biaya perawatan rawat inap istrinya selama diopname di Rumah Sakit swasta di Jombang. Selanjutnya korban yakni Ratna (30) karyawan Rumah Sakit asal Desa Keplaksari Peterongan menjelaskan prosedur serta menunjukkan perincian biayanya perawatan istri SN, sekitar Rp. 4.695.000,00,” ungkap Suparno.

Usai mendengar penjelasan korban, lanjut Suparno, SN malah marah-marah, dan membuat keributan di dalam rumah sakit.

“Pelaku marah dan menarik tangan korban, sembari berteriak-teriak didalam Rumah Sakit. Kemudian pelaku tidak terima dengan adanya prosedur dan penjelasan korban sehingga mencabut senjata api pistol jenis air soft gun warna hitam yang sudah disimpan dari balik baju celananya dan ditodongkan ke arah kepala korban, sehingga atas kejadian tersebut korban atau pegawai lainnya merasa ketakutan dan shock,” tegas Suparno.

Tambah Suparno, selanjutnya karyawan yang merasa takut, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat. Dan dari hasil pemeriksaan terhadap korban serta saksi saudari Sakinah (50) yang juga merupakan karyawan rumah sakit tersebut, polisi mengamankan pelaku.

“Pelaku beserta barang bukti yakni satu buah senjata api jenis air Soft Gun berwarna hitam N-70 Makarov jenis MP -654K Caliber 4,5 mm yang berisi peluru sebanyak 12 butir berbentuk gotri diamankan petugas di Polsek Jombang guna proses lebih lanjut,” tukas Suparno.

Atas perbuatannya SN dijerat dengan pasal 335 ayat (1) e KUHP, dengan ancaman pidana paling lama satu tahun penjara.(elo)