Tekan Pelanggaran dan Lakalantas, Satlantas Bentuk Tim Sipeka

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Demi suksesnya Operasi Patuh Semeru 2018 yang digelar selama 14 hari dimulai tanggal 26 April – 9 Mei 2018, Satlantas Polres Trenggalek membuat gebrakan baru dengan membentuk Tim inti yang diberi nama Sipeka.

“ Sipeka sendiri perpanjangan dari Polisi Pencegah Laka. Tim ini beranggotakan 10 orang yang dipimpin oleh Kanit Turjawali Ipda Zainudin,’’ ucap Kasatlantas AKP Ricky Tri Dharma, Rabu,(2/5/2018).

Menurutnya, Sipeka ini dibentuk sebagai Tim inti selama Operasi Patuh Semeru berlangsung. Tugas yang diemban juga tidak mudah. Personel yang tergabung dalam Tim harus mampu mengeliminir dan menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas khususnya di daerah Trouble spot dan Black Spot.

“ Dari 10 orang Tim Sipeka yang terpilih, sebelumnya sudah melalui proses seleksi yang ketat. Salah satu indikatornya adalah dedikasi serta integritas dilapangan dan tentunya mereka sudah teruji,” terangnya.

Metode kerja Tim Sipeka ini adalah melaksanakan patroli baik menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat, melaksanakan razia hunting system serta menindak pengguna jalan yang diketahui melanggar peraturan lalulintas khususnya 7 prioritas Operasi Patuh Semeru 2018.

“ Terobosan Sipeka ini, diharapkan benar-benar membawa pengaruh positif terhadap ketaatan dan kepatuhan masyarakat dalam berkendara sehingga target penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan di Trenggalek dapat tercapai optimal,’’tandasnya.

Ditambahkan, 7 prioritas pelanggaran yang langsung diberikan penindakan tilang, antara lain pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standart, pengendara mobil yang tidak menggunakan safety belt, melebihi batas kecepatan, mengemudikan kendaraan dalam pengaruh Alkohol, pengendara yang masih dibawah umur, menggunakan HP pada saat mengemudi dan melawan arus. (pb/ham)