Polres Lamongan Tindak Tegas Siswa Yang Konvoi Kelulusan

Kaur Binops Sat Lantas Polres Lamongan, IPDA Anang Purwo, SH. memberikan pembinaan kepada siswa yang terkena razia. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Puluhan siswa SMA, SMK di Lamongan terjaring razia oleh petugas kepolisian Lamongan. Mereka terjaring pada saat melakukan konvoi kelulusan, akhirnya digiring ke Mapolres Lamongan di jalan Kombespol M. Duryat,  pada Rabu (2/5/2018). Sebanyak 63 siswa dari sejumlah lembaga pendidikan setingkat SMA yang diamankan

Kaur Binops Sat Lantas Polres Lamongan IPDA Anang Purwo, SH mengatakan, mereka yang ketahuan berkonvoi dihadang dan digiring ke Mapolres Lamongan. Selain karena konvoi juga didapati dengan pakaian seragam sekolah yang dicoreti menggunakan cat semprot,” Sebanyak 63 siswa dari lembaga pendidikan setingkat SMA yang diamankan,” ungkapnya

Para siswa ini diamankan anggota Sabhara di Jalan Veteran dan beberapa jalan poros dalam kota. Ada yang konvoi sebelum pengumuman, bahkan sudah ada puluhan siswa yang aksi corat-coret baju seragam dan berkonsentrasi di Jalan Kinameng.

“Sepeda motor yang mereka kendarai untuk konvoi rata-rata tidak dilengkapi dengan surat-surat resmi, seperti STNK. Mereka bahkan tak memiliki surat ijin mengemudi,” tambah IPDA Anang Purwo

Sementara itu siswa yang terjaring razia dan dibawa ke Mapolres Lamongan saat ditanya cita cita ,mereka rata rata menjawab ingin menjadi anggota TNI dan polisi. Jawaban itu menjadi ketawa kecil para abdi negara, pasalnya para siswa telah menunjukan sikap tidak disiplin yakni melanggar konvoi dan tidak menunjukkan sikap disiplin.

Anggota Sabhara tidak terlena dengan pengakuan cita cita para siswa ini. Para siswa tetap menjalani hukuman. Ada lima siswa yang diamankan di Jalan Veteran dihukum menghormat bendera merah putih yang berkibar di pelantaran Mapolres Lamongan.

“Para siswa di hukum hormat bendera serta menyanyikan lagu kebangsaan  Indonesia raya” kata IPDA Anang Purwo

Kemudian mereka para siswa yang Kendaraan yang tidak dilengkapi STNK dan pengemudi tidak memiliki SIM disanksi tilang. Para siswa ini pulang tanpa membawa kendaraannya,  karena sepeda motornya tidak boleh dibawa pulang.

“Ada banyak pelanggaran yang mengharuskan polisi bertindak,” tegas Kaur Binops Sat Lantas Polres Lamongan, IPDA Anang Purwo, SH. (omdik/fer)