Baznas Gelontorkan Dana Zakat Rp 145 Juta Bagi Dunia Pendidikan di Kendal

KENDAL, KANALINDONESIA.COM: Perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati tiap tanggal 2 Mei menjadi momen bagi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk peduli pendidikan

Kali ini Baznas menyalurkan zakat sebesar Rp 145.030.000 untuk membantu dunia pendidikan di wilayah Kendal, Jawa Tengah.

Dana itu nantinya untuk digunakan beasiswa, pengadaan sarana prasarana, pelatihan guru, pembangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan sebagainya.

Direktur Pendistribusian BAZNAS, Mohd. Nasir Tajang mengatakan, pendidikan merupakan fokus kedua setelah bidang ekonomi dalam pendistribusian zakat.

Perayaan Hardiknas bagi Baznas memiliki kegiatan seperti peluncuran dan pembagian 1000 buku, pengumuman hasil seleksi siswa baru Sekolah Cendekia Baznas (SCB), siswa Sekolah Tahfidz SCB dan penerima Beasiswa SCB.

Puncak kegiatan Baznas menggelar apel pendidikan dan pelatihan bagi guru. Acara ini dipusatkan di Desa Bringinsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, yang dihadiri Bupati Kendal, dr Mirna Annisa M.Si, Ketua Baznas Kabupaten Kendal KH Moh Ubaidi dan Kepala Bagian Sosial Divisi Pendistribusian Baznas Budi Setiawan.

“Pemilihan desa tersebut karena merupakan binaan program Zakat Community Development untuk pengentasan kemiskinan secara integral dan menyeluruh, baik aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah dan lingkungan hidup,” jelas Nasir.

Di wilayah Kendal Jawa Tengah ini Baznas menyalurkan dana ratusan juta untuk bagi beasiswa, pengadaan sarana prasarana pendidikan dan pelatihan guru. Kemudian juga pembangunan MI Al-Islam Bringinsari yang sekaligus dilakukan peletakan batu pertama.

“Desa Bringinsari, Kendal dipilih karena berdasarkan hasil survei termasuk kategori daerah tertinggal. Para wali murid di daerah ini, mayoritas petani dan hidup dalam kemiskinan,” kata dia.

Nasir menyebutkan, selain di Kendal Jawa Tengah, kata Nasir,  pihaknya juga menggelar kegiatan di Sekolah Cendekia Baznas, Desa Cemplang, Kampung Cirangkong, Kecamatan, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

‘Total beasiswa Cendekia Baznas mencapai Rp 7,9 miliar dengan 628 penerima manfaat, bantuan biaya pendidikan Rp 7,1 miliar dengan 11.720 penerima manfaat, bantuan dana pembangunan Rp 2,1 miliar untuk 6.531 penerima manfaat langsung pada 47 lembaga,” ungkap Nasir.

Selain itu, kata Nasir, pihaknya juga mengalokasikan Rp 300 juta untuk program pelatihan kapasitas guru yang diikuti 227 guru untuk 12 kali pelatihan di berbagai daerah di Indonesia.

“Juga ada Rp 1,1 miliar untuk pelatihan guru yang diikuti 1.740 guru, di mana mereka mendapatkan bantuan kafalah Rp 600 ribu per bulan. Jadi total penyaluran program pendidikan Baznas tahun 2017 mencapai Rp 18,7 miliar untuk 21.181 penerima manfaat,” tutur Nasir. @Rudi