Marak Rokok Ilegal, SPMP & GEMARA Datangi Kantor DPRD Pamekasan

Aktifis SPMP dan GEMARA saat audensi dengan komisi II DPRD Pamekasan

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM:
Sejumllah Aktivis yang mengatasnamakan dirinya Suara Pemuda dan Mahasiswa Pamekasan (SPMP) bersama Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Madura (GEMARA), Jumat 04 Mei 2018, mendatangi kantor DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Perihal maraknya Produksi Rokok Ilegal yang bebas beroperasi di Kabupaten Pamekasan.

Kedatangan Sejumlah Aktivis itu, bertujuan untuk mempertanyakan dan meminta sejauh mana fungsi Kontroling Komisi II DPRD Pamekasan dalam menyikapi masalah maraknya produk rokok ilegal yang bebas beroprasi di kabupaten setempat.

“Kami merasa selama ini fungsi kontroling DPRD dalam hal ini Komisi II DPRD Pamekasan dalam menyikapi maraknya rokok ilegel itu tidak maksimal, sehingga rokok ilegal yang tidak menguntungkan ke PAD Pamekasan tersebut bebas beroperasi,” kata Lutfiadi, Korlap SPMP & GEMARA Pamekasan, jumat (04/05).

Sementara itu, Apik Mpdi, Ketua Komisi II DPRD Pamekasan di kegiatan audensi sejumlah mahasiswa itu, mengakui bahwa pihak Komisi II DPRD Pamekasan selama ini masih bingung dengan kapasitas kewenangannya sebagai fungsi kontroling dalam menyikapi maraknya Produksi Rokok Ilegal yang masih bebas beroperasi di Kabupaten Pamekasan.

“Sebenarnya kami bukan tidak melakukan monitoring ke bawah, hanya saja untuk maslah ini kami bingung dikapasitas kewenangan kami untuk melakukan sweeping, sebab yang kami tahu itu ranahnya bea cukai,” jelas Apik Mpdi, Ketua Komisi II DPRD Pamekasan kepada Aktivis SPMP & GEMARA Pamekasan.

Apik menambahkan, dalam menyikapi persoalan itu pihaknya meminta agar mahasiswa, pihak birokrasi dan semua elemen masyarakat bisa bersinergi melakukan kontroling dan kajian. Kendati demikian, dalam Audensi itu sejumlah Aktivis SPMP & GEMARA Pamekasan mengaku merasa kecewa terhadap lemahnya fungsi kontroling Komisi II DPRD Pamekasan tersebut.(Nang/Ifa)