Dispendukcapil Jombang, Gunakan Tenaga Cleaning Service Karena Minim Tenaga Perekam e-KTP

kantor Dispendukcapil Jombang

KANALINDONESIA.COM : Untuk memaksimalkan pelayanan oleh Dinas Kependudukam dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jombang, Jawa Timur terus dilakukan. Selain adanya penambahan hari pelayanan, di hari libur, dispendukcapil juga memberdayakan tenaga ‘cleaning service’ untuk membantu mengoperasikan alat perekaman kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP.

“Mereka (tenaga cleaning service) kita ikutkan dalam tim yang berada di lapangan guna membantu perekaman dan mengoperasikan komputer,” ungkap Hadi Purnama selaku Kepala Dispendukcapil Jombang. (18/9/2016)

Pihaknya mengaku, hal itu dilakukan Dispendukcapil Jombang karena saat ini dispendukcapil kekurangan tenaga kerja untuk membantu pelayanan administrasi kependudukan. Saat ini, jumlah staf dan karyawan dispendukcapil hanya 60 orang.

Baca:  DPP BKPRMI Salurkan 2000 Paket Sembako Untuk Ustadz dan Ustadzah

Menurutnya jumlah tersebut, secara otomatis akan berkurang jika ada tim turun ke lapangan untuk jemput bola kepengurusan dokumen kependudukan. Ada 15 karyawan dan staf yang tergabung dalam tim lapangan. Jadi yang di kantor akan kekurangan, sehingga solusinya memberdayakan tenaga ‘cleaning service’.

“Tentu saja mereka sudah dilatih lebih dulu,” kata Hadi.

Karena kurang tenaga inilah, pihaknya mengajukan tambahan 10 orang aparatur sipil negara (ASN) untuk menjadi staf dan karyawan di dipendukcapil.

“Mudah-mudahan disetujui,” pungkasnya.

Di Kabupaten Jombang sendiri, sebanyak 1,8 juta orang wajib memiliki e-KTP. Dari jumlah tersebut, warga yang belum melakukan perekaman sebanyak 21.233 jiwa.(elo)