Dewan Tinjau Kesiapan Pembanguan Akses Lingkar WTL

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Guna menunjang akses jalan kepariwisataan alam di Wisata Tebing Linggo (WTL) yang berlokasi Dusun Tawang Desa Nglebo Kecamatan Suruh diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Trenggalek.

Usulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, Jawa Timur ini dengan membuat rabatan jalan sepanjang 320 meter yang akan menyambung rabatan yang sudah terlebih dahulu dikerjakan tahun anggaran sebelumnya.

Rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek meninjau langsung proyek tersebut sekaligus memastikan kebutuhan infrastruktur penunjang yang dibutuhkan untuk pengembangan WTL yang kini tengah digarap Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) WTL desa setempat.

M Hadi, Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek, mengatakan peninjauan ini ingin melihat secara langsung persiapan pengerjaan proyek rabat jalan yang rencananya segera dilaksanakan.

“Kami beserta rombongan ingin melihat secar langsung kesiapan lokasi yang akan dikerjakan , utamanya secara teknis sesuai bestek serta denah yang akan dikerjakan rekanan,” ucapnya, Jum’at, (4/5/2018).

Politisi asal PKB ini menjelaskan ruas jalan yang akan dibangun itu dibuat melingkar di sepanjang sungai yang berada di kaki bukit/gunung Linggo ini. Hal ini akan membuat pesona tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan dari sisi manapun.

“Nanti itu ada jalan yang melingkari gunung Linggo itu sehingga pengunjung bisa jalan-jalan di sepanjang jalur baru itu,” ungkapnya.

Namun menurutnya, pihaknya menemukan beberapa kerusakan di akses jalan yang sudah ada utamnya rabatan yang dikerjakan pada tahun anggran yang lalu. Sehingga menurutnya justru pihak pemerintah desa (Pemdes) setempat seharusnya menganggarkan jika serius menjadikan WTL ini menjadi tujuan wisata.

“Ini ada jalan yang rusak , seharusnya pemdes bisa anggarkan,” tuturnya.

Komitmen pemdes dan masyaraktnya, setidaknya akan merubah WTL menjadi destinasi baru yang akan menuju peningkatan perekonomian masyarakat.

“Karena WTL kini jadi potensi alternatif destinasi wisata alam dan wisata olah raga yang cukup baik maka mereka harus kita dorong , toh ini sudah ada fasilitas seperti gazebo, musala, toilet, dan tempat parkir,” tandasnya.

Lebihlanjut , pihaknya berharap pihak Pemdes Nglebo, rajin mengawasi pelaksanaan pekerjaan, dengan tujuan kualitas pekerjaan dapat dijaga. Serta, mengingat pembangunan jalan ini untuk mendukung kepariwisataan, dapatnya ikut mengawasi dalam rangka tujuan estetika bangunan.

“Dua-duanya berfungsi, kualitas dan estetikanya dan yang tahu masyarakat di sini,” pungkasnya. (ham)