Diklatsar Banser, Ciptakan Kader Militan

Anggota Banser ketika mengikuti kegiatan dalam rangkaian Diklatsar Banser. Foto:omdik_kanalindonesia.com
Anggota Banser ketika mengikuti kegiatan dalam rangkaian Diklatsar Banser. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Gerakan Pemuda Ansor di Lamongan, Jawa Timur melakukan Pendidikan Latihan Dasar Barisan Ansor Serbaguna atau Diklatsar Banser. Latihan tersebut bertujuan untuk menjadikan Kader-kader NU yang militan dan mengawal organisasi serta menanamkan rasa cinta pada tanah air.

Sebanyak 57 peserta mengikuti kegiatan Diklatsar bagi anggota Barisan Ansor Serba Guna (Banser). Kegiatan ini dilakukan selama tiga hari, dimulai hari Jumat (4/5/2018) sampai Minggu di Desa Ngambek, Kecamatan Pucuk, Lamongan.

Selama tiga hari, para peserta akan menerima pembekalan mulai dari pelatihan fisik dan mental, seperti kemampuan bela diri, dan pendalaman ke-NU-an, keindonesiaan, bela negara, peraturan baris-berbaris, kelalulintasan dan kedaruratan bencana.

Ketua PAC GP Ansor NU Pucuk, Kusaini menegaskan, Diklatsar Banser adalah bagian proses kaderisasi dan konsolidasi organisasi dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia demi kesinambangunan roda organisasi, mengawal ulama, memperkuat ajaran Aswaja dan menjaga NKRI

“Diklatsar Banser NU ini dapat mengaplikasikan ilmu-ilmu yang didapat dari kegiatan tersebut di dalam kehidupannya sehari-hari sehingga bermanfaat bagi dirinya sendiri dan lingkungannya,” kata Kusaini.

Kusaini juga mengharapkan kepada seluruh peserta untuk betul-betul serius dalam mengikuti Diklatsar Banser ini agar memperoleh bekal yang berguna di masa yang akan datang.

Hal itu, lanjutnya, harus dilakukan bagi kemajuan organisasi di tengah cepatnya arus perubahan zaman yang menuntut kualitas SDM yang mampu menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

“Para pemuda Ansor NU harus berubah sikap, pola pikir serta berubah pandangan agar lebih mengutamakan kepentingan umat dibanding kepentingan pribadi,” pungkasnya. (omdik/fer)