Seruan Aksi Hadang Jokowi, Dandim Madiun Bubarkan

Situasi sekitar Pasar Milir Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun berbatasan dengan Kabupaten Ponorogo, hingga pukul 13.30 terlihat sepi

KANALINDONESIA.COM : Kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Kabupaten Ponorogo, diwarnai seruan aksi menghadang sekitar Pasar Milir, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun berbatasan dengan Kabupaten Ponorogo, Senin (19/9) siang. Seruan itu muncul melalui akun Facebook (Fb) milik Husain Fata Mizani mengajak komponen pemuda Madiun menghadang Jokowi.

“Jika mereka akan beraksi seperti itu (menghadang perjalanan RI-1), saya pastikan sebelum beraksi, saya tegaskan agar dibubarkan. Jangan coba-coba melakukan itu,” tegas Komandan Kodim (Dandim) 0803 Madiun Letkol Inf Rachman Fikri saat dihubungi melalui ponselnya.

Ia menyatakan kedepankan pendekatan persuasif dilakukan terhadap mereka akan menggelar aksi itu, jika pendekatan itu tidak berhasil. Maka, tindakan tegas sesuai protap dilakukan petugas dilapangan, perintah sudah diberikan dengan jelas. “Saya sudah perintahkan anggota dilapangan. Coba lihat saja nanti,” tandas Dandim 0803 Madiun ini.

Baca:  Polres Ponorogo Siap Bubarkan Kegiatan Masyarakat Tak Berijin Satgas COVID

Dalam akunnya atas nama Forum Pemuda Madiun (FPM) meminta “Seruan Aksi Untuk Pemuda Madiun”, kedholiman terhadap rakyat dilakukan pimpinan bangsa sudah terlampau banyak. Seperti aset BUMN dijual ke asing, reklamasi Pulau G dilanjutkan tanpa menunggu status pengadilan (hukum) dan investor memasukkan tenaga kerja asing.

Mereka berencana menggelar aksi hadang Jokowi dimulai pukul 13.00, sedangkan agenda Jokowi berada di Ponpes Gontor Kabupaten Ponorogo hingga sore nanti. Pantauan sekitar Pasar Mlilir hingga pukul 13.00 tidak terlihat massa, justru sejumlah aparat keamanan terlihat berjaga-jaga.

AS