Lamongan Menjadi Icon Tempat Pengukuhan Hisab dan Rukya

(Badan Hisab Rukyat (BHR) Kabupaten Lamongan periode 2017-2021 baru saja dikukuhkannya di Aula Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Rabu (9/5/2018). Foto: Fer_kanalindonesia.com)
(Badan Hisab Rukyat (BHR) Kabupaten Lamongan periode 2017-2021 baru saja dikukuhkannya di Aula Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Rabu (9/5/2018). Foto: Fer_kanalindonesia.com)

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Bupati Fadeli berharap Tanjung Kodok yang selama ini telah menjadi salah satu rujukan nasional untuk melakukan rukyat hilal, bisa menjadi salah menjadi ikon Lamongan.

Harapan itu disampaikannya kepada pengurus Badan Hisab Rukyat (BHR) Kabupaten Lamongan periode 2017-2021 yang baru saja dikukuhkannya di Aula Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Rabu (9/5/2018).

“Tanjung Kodok telah menjadi rujukan nasional, sebagai salah satu tempat untuk melakukan rukyat, untuk menentukan 1 Ramadhan dan 1 Syawal. Saya harap kepengurusan Badan Hisab Rukyat yang baru bisa menambah sarana dan prasarana, seperti alat yang sesuai standar, sehingga Tanjung Kodok bisa menjadi ikon Lamongan,” harap Fadeli.

Sementara Ketua BHR K.H. Muzakin mengungkapkan bahwa Keputusan Bupati Nomor : 188/189/Kep/413.013/2017 tentang Pengurus Badan Hisab Rukyat Kabupaten Lamongan Periode 2017-2021 sudah tahun lalu dikeluarkan. Namun baru sekarang BHR memiliki kesempatan untuk menggelar pengukuhan.

Muzakin mengungkapkan selama ini masyarakat mengira tugas BHR hanya terkait hisab dan rukyat, untuk menentukan awal Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

“Itu salah, tugas kami tidak hanya itu. Banyak tugas-tugas lain di kerjakan. Seperti menentukan arah kiblat, menentukan waktu sholat, menghitung data gerhana bulan dan matahari serta masih banyak yang lain,” ungkap Muzakin.

Usai dikukuhkan, Muzakin dan seluruh tim kepengurusan BHR akan memprioritaskan untuk mensosialisasikan ilmu-ilmu perhitungan ini ke masyarakat umum. Sehingga masyarakat tidak awam lagi dan menganggapnya sebagai ilmu langka. (Omdik/Fer)