5 Polisi jadi Korban Kerusuhan Rutan Cabang Salemba di Kompleks Mako Brimob, Polres Jombang gelar Shalat Ghaib

sejumlah anggota dan jajaran pejabat utama Polres Jombang saat menggelar Sholat Ghoib untuk 5 anggota polisi yang meninggal akibat kerusahan lapas

JOMBANG, KANALINDONESIA,COM: Lima anggota polisi yang gugur saat bertugas di Rutan Cabang Salemba Mako Brimob Depok, menimbulkan duka mendalam bagi seluruh anggota Polri di tanah air. Bagaimana tidak lima anggota Polisi tersebut menjadi bulan-bulanan oleh sejumlah tahanan teroris di lapas cabang Salemba, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Hal ini membuat ratusan anggota Polres Jombang menggelar shalat ghaib dan doa bersama untuk arwah para korban yang meninggal dunia secara sadis.

Shalat ghaib tersebut digelar di Masjid Polres Jombang, yang kemudian dilanjutkan dengan melakukan doa bersama.

Kapolres jombang, AKBP Fadli Widiyanto, menjelaskan, shalat ghaib dan doa bersama sengaja di gelar untuk mendoakan arwah para korban yang tewas dalam peristiwa kerusuhan yang terjadi di Rutan Cabang Salemba yang berada dalam kompleks Mako Brimob Depok. Shalat ghaib dan doa bersama digelar sebagai bentuk duka cita mendalam oleh seluruh anggota polisi di jombang terhadap rekan-rekannya yang tewas dalam peristiwa tersebut.

“Dengan doa bersama ini, kami berharap arwah para korban mendapat tempat yang mulia dan diampuni dosa-dosanya serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” kata Fadli kepada sejumlah jurnalis, Kamis (10/5/2018).

Tak hanya shalat ghaib dan doa bersama, peningkatan kewaspadaan dan memperketat pengamanan juga dilakukan oleh Mapolres Jombang. Bahkan di gerbang pintu masuk dijaga ketat anggota polisi bersenjata lengkap.

“Kita sebagai Polri tetap harus melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita untuk memelihara keamanan dan penegakan hukum,” pungkas Fadli.(elo)