Raker PC NU Trenggalek Dibarengkan dengan Megengan

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (Harlah) ke 94 Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Trenggalek menggelar rapat kerja (RAKER) yang dihadiri oleh Majelis Wakil Cabang (MWC), Ranting se Kabupaten Trenggalek serta Badan Otonom (Banom) dan lembaga yang ada di NU Kabupaten Trenggalek.

Rapat kerja (RAKER) itu guna menyusun program kerja satu tahun kedepan. Baik itu program kerja yang ditransfer dari PBNU pusat maupun program kerja lembaga di lingkup cabang.

Hal lain yang ditargetkan pada raker itu untuk melakukan evaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan di tahun kemarin dengan berbagai macam kegiatan yang telah dilaksanakan sekaligus menyelenggarakan kegiatan Megengan Sughro untuk menyambut bulan suci Ramadan.

Muhammad Fatkhullah Sholeh, Ketua Tanfidz Pimpinan Cabang (PC) NU Kabupaten Trenggalek mengatakan, di era tahun politik ini PC NU Trenggalek harus lebih solid dan kompak terhadap segala situasi yang ada di pemerintahan sekarang ini.

“Kita harus benar-benar istikomah dalam mengahdapi situasi politik saat ini , mengingat bulan depan telah menjalani tahapan pencobolas pilgub Jatim,” ucapnya, Kamis, (10/5/2018) di Trenggalek.

Selain ucap syukur kepada Alloh SWT, raker yang dikemas dengan megengan untuk menyambut Bulan Ramadan tahun ini, juga diharapakan ada entry point yang dihasilkan termasuk program kegiatan ke NU an.

“Kita barengkan dengan memontum Megengan yang memang tradisi masyarakat berbasis kultur NU,” terangnya.
Hal lain yang yang dilakukan dalam raker tersebut , masih keterangan fatkhullah, pihaknya juga tengah mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan PC NU Trenggalek , seperti memperdayakan kelembagaan ekonomi di kalangan nahdiyin sendiri.

“ Kita telah berhasil mendirikan Nusantara Mart yang berbasis koperasi dengan anggota jemaah NU sendiri,” lanjutnya.

Kedepan , dia berharap agar NU di Trenggalek menjadi organisasi terdepan yang menjadi alat pemersatu umat demi kemaslahatan bangas Indonesia.
“Dimulai dari NU Trenggalek menjadi pemersau umat Islam Indonesia,” pungkasnya.(ata/ham)