Bawaslu Ponorogo Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019

PONOROGO,  KANALINDONESIA.COM: Badan Pengawas Pemilu(Bawaslu) Kabupaten Ponorogo menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif masyarakat Ponorogo dalam Pemilihan Umum(Pemilu) tahun 2019, di hall room hotel Maesa,  Ponorogo,  Senin(14/05/2019).

“Menjelang masa kampanye ini kami berharap partisipasi dari seluruh komponen masyarakat baik secara kelembagaan maupun personal untuk turut serta mengawasi pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang, ” ucap ketua Bawaslu Ponorogo Widi Cahyono.

Dalam kegiatan tersebut,  Baqaslu mengundang berbagai komponen yang diantaranya organisasi keolahragaan,  kesenian, Pramuka dan dihadiri komisioner Bawaslu yaitu Juwaini,  Marji dan Ketua Bawaslu Ponorogo Widi Cahyono.

Widi berharap dalam pelaksanaan pengawasan Pemilu mendatang dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.

“Jadi tugas kami yaitu melakukan pengawasan baik kepada penyelenggara maupun peswrta Pemilu,”terang Widi.

Dijelaskan Widi,  Ia mengaku adanya keterbatasan personil dari Bawaslu,  maka pihaknya berharap kepada masyarakat yang mengetahui adanya pelanggaran Pemilu bisa melaporkan kepada Bawaslu baik melalui lembaga maupun perseorangan.

Acara yang dibuka secara resmi oleh ketua Bawaslu Ponorogo,  Widhi Cahyono dan dihadiri jajaran Komisioner Panwaslu sebagai Nara Sumber.

Kegiatan diikuti peserta tak kurang dari 125 orang peserta.

Pihaknya juga menyampaikan keberadaan Panwaslu, mengawasi peserta dan penyelenggara pemilu sudah bisa menjalankan tugasnya sesuai aturan.

“Diharapkan Panwaslu bisa bekerjasama sesuai dengan tugasnya. Untuk itu, pentingnya pengawasan partisipatif, panwaslu sudah bersepakat untuk menggandeng masyarakat luas, tenaga kami hingga yang tinggat desa kurang mencukupi dibandingkan dengan jumlah penduduk yang ada di ponorogo. Dengan Pengawasan partisipatif bisa meningkatkan pengawasan untuk demokrasi yang lebih baik,” pungkasnya.

Usai acara seluruh peserta yang hadir menandatangani pengawasan partisipatif untuk mengawal demokrasi yang lebih baik menuju pemilihan jujur dan adil.