Densus 88 Antiteror Terlibat Baku Tembak dengan Terduga Kelompok Teroris di Surabaya

foto : ilustrasi/Istimewa

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri terlibat baku tembak dengan kelompok yang diduga terlibat jaringan teror di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/5).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, baku tembak terjadi di Jalan Sikatan, Manukan Kulo, Jawa Timur.

Kepala Bidang Humas Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera membenarkan adanya baku tembak antara Densus 88 dengan kelompok teror ini.

Usai teror bom di tiga gereja di Surabaya dan Polrestabes, Densus 88 melakukan sejumlah penindakan pada kelompok teror. Tercatat sejumlah orang ditangkap dan ditembak mati karena melawan saat hendak ditangkap.

“Terjadi tembak menembak yang mengakibatkan satu orang belum teridentifikasi umur 39-41 meninggal dunia,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Selasa sore.

Barung mengatakan, baku tembak itu terjadi karena terduga teroris dinilai membahayakan masyarakat sekitar. Kawasan Manukan Kulo adalah permukiman padat penduduk.

“Di Tandes yang terjadi, petugas mengambil tindakan tegas karena itu adalah permukiman dan yang bersangkutan melawan. Informasi dari lapangan, akibat tembak menembak, kita melumpuhkan satu terduga teroris dan ambulans sudah menuju ke sana,” ungkap Barung.

Lokasi sendiri sudah mulai ramai dipenuhi orang dan awak media yang telah menerima informasi adanya baku tembak