Pengambilan Sikap Menolak Segala Bentuk Radikalisme

KENDAL, KANALINDONESIA.COM: Ribuan pelajar yang tergabung dari SMP dan SMA sederajat berbagai sekolah di Kabupaten Kendal, sangat mendukung aparat penegak hukum untuk melakukan pemberantasan terhadap pelaku terorisme.

Bentuk dukungan salah satunya dilakukan dengan melakukan penanda tanganan pada kain putih sepanjang 30 meter dan lebar satu meter yang bermaksud menolak segala bentuk radikalisme.

Penandatanganan juga dilakukan oleh Wakil Bupati Masrur Masykur dan anggota Forkompimda serta kepala sekolah dan perwakilan guru. Aksi itu diselenggarakan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Kendal di Alun-alun Kendal, Rabu (16/5).

Salah satu siswi SMK NU 02 Rowosari, Della Vergiana, mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi aksi deklarasi gerakan budaya damai tersebut, karena hal ini dapat memotivasi pelajar atau generasi muda untuk mengedepankan perdamaian demi terciptanya kerukunan antar umat beragama.

‘’Aksi ini sebagai bentuk dukungan pelajar kepada polisi untuk memberantas pelaku terorisme dan bentuk radikalisme yang meresahkan bangsa indonesia tercinta ini,’’ ungkapnya.

Ketua MKKS SMK Kabupaten Kendal, Basyar Rahman, menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan mengajak semua elemen pendidikan di Kabupaten Kendal. Supaya saling menjaga keutuhan dan keamanan di lingkungan sekolah maupun di mana mereka tinggal.

‘’Kami antikekerasan, antibullying, antiterorisme, hingga antitawuran. Hal itu agar masyarakat mendapatkan keamanan dan kedamaian. Aksi ini diikuti 2.500 pelajar dan guru serta kepala sekolah,’’ tegasnya.(eko)