Tak Terasa, Datang Ramadhan Lagi (1)

    Didik Eko Hermawanto (omdik)

    Penulis : Didik Eko Hermawanto (omdik)

    Beberapa hari menjelang memasuki bulan Ramadhan, kita sebagai warga Negara Indonesia dan umat muslim dikejutkan dengan pristiwa pengeboman dan  terorisme dibeberapa tempat. Sebagian orang mengatakan pelakunya adalah orang yang sangat agamis yang memiliki keyakinan dan pemahaman lain dengan masyarakat pada umumnya. Namun, berkat kegigihan aparat, satu persatu masalah yang mengganggu tersebut dapat diselesaikan dengan baik, sehingga kita memasuki bulan Ramadhan ini bisa melaksanakan kegiatan ibadah dengan tenang.

    Bulan Ramadhan bagi orang-orang muslim adalah sebuah bulan yang sangat istimewa. Tulisan Marhaban Ya Ramadhan, Selamat Datang Wahai Ramadhan terpampang di mana-mana. Mulai Kantor Pemerintah,  Masjid, Musholla, Lembaga Pendidikan sampai pabrik-pabrik dan tempat-tempat yang selalu dekat dengan kemaksiatan pun membentangkan spanduk yang bertuliskan ucapan selamat datang bagi bulan yang sangat agung tersebut.

    Rumah-rumah pejabat yang dulunya tidak pernah menjalankan sholat jamaah kini semua membuka pintu rumahnya lebar-lebar untuk sholat tarawih bersama, suasana buka bersama pun dihadirkan yang sangat berbeda dengan makan malam biasa.

    Panti Asuhan dan Yatim piatu menjadi barang rebutan untuk memperlancar ekspose tentang rasa sosial mereka apalagi tahun ini, 2018 dan tahun 2019 adalah tahun politik, dimana pada tahun 2018 setelah bulan Ramadhan beberapa tempat akan digelar hajatan politik yakni pemilihan gubernur dan wakil gubernur juga bupati dan wakilnya.

    Dini hari pun diramaikan oleh suara membangunkan orang untuk sahur. Televisi pun saling menyajikan tayangan-tayangan khusus semalam suntuk. Sangat meriah!

    Bersambung….

    SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA