DPRD dan Pemkab, akan Dorong Penetapan Hari Jadi Jombang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dalam waktu dekat akan mendorong wacana adanya penetapan hari jadi kabupaten Jombang.

Namun penetapan hari jadi tersebut, akan mengacu pada hari jadi pemerintahan Jombang.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Jombang, Joko Triono, setelah pengesahan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Jombang Tahun 2018.

“Ada Raperda baru yang mau di ajukan lagi, yang terkait dengan hari jadi Jombang, hari jadi Pemerintah Kabupaten Jombang,” ujar Joko, usai acara Paripurna DPRD Jombang di Gedung Dewan.

Masih menurut penjelasan Joko, pembahasan Raperda terkai hari jadi tersebut harus segera dilakukan. Dan rencananya hari jadi tersebut akan mengacu hari jadi pemerintahan Jombang, hal ini dilakukan untuk menghemat waktu.

“Tadi saya sampaikan kepada Pak (Pjs) Bupati, sudahlah, ambil hari jadi Pemerintah Kabupaten Jombang, kalau ‘ngambil’ Pemerintah Kabupaten Jombang, berarti sejak ada pemerintahan di Kabupaten Jombang, ada Bupati Jombang, itu kan mudah, sudah ada, jelas itu. Tapi nanti kalau ‘ngomong’ hari jadi Jombang, susah. Makanya saya setuju, hari jadi Pemerintah Kabupaten Jombang,” ungkap Joko.

Lanjut Joko, dalam pembahasan waktu dekat ini, pihaknya akan memprioritaskan pembahasan Raperda, karena jika tidak, Jombang akan di tagih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. “Karena anggaran peringatan hari jadi tersebut sudah ada dari Pemprov Jatim namun tidak pernah terserap,” tukasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jombang, We Tjitrawatie (Bu Cicik) menuturkan bahwa dokumen sebagai referensi penetuan hari jadi Pemerintah Kabupaten Jombang sudah ada di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jombang.

“Yang saya ketahui, dokumen itu sudah ada, Insyaallah lima tahun ini, itu sudah ada di Bappeda, dokumen itu sudah ada, dan ini rupanya masyarakat berkali-kali bertanya kapan dan kapan (ada hari jadi),” kata Cicik, pada sejumlah jurnalis, Selasa (22/5/2018).

Untuk mengerucutkan hal itu, lanjut Cici, pihaknya tidak bisa melakukan hal itu sendiri, dan mengenai dasar acuan penetapan hari jadi, bakal ada pembicaraan lebih lanjut yang juga akan melibatkan ‘stake holders’ di bidang itu seperti kalangan seniman, pemerhati seni, maupun budayawan.

“Tinggal nanti bagaimana, saya tidak bisa bekerja sendiri, itu nanti dari DPRD juga akan ikut andil, saya ‘manut’ saja,” pungkasnya.(elo)