Ketua DPRD Trenggalek Pesan Pemuda Bangkit dan Ambil Peluang

H Samsul Anam Ketua DPRD Kab. Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Upacara bendera dalam rangka memperingati hari Kebangkitan Nasional ke 110 tahun 2018, di Alun –alun Trenggalek , berkesan kepada H Samsul Anam, Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek , Jawa Timur. Hingga dirinya berpesan kepada seluruh elemen pemuda di Trengggalek untuk bangkit dan memacu diri di era digital menjadi motor perubahan.

H Samsul Anam mengatakan Pidato Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara , jelas disampaikan melalui Hari Kebangkitan Bangsa yang jatuh pada 20 Mei 2018 ini, harus dimaknai dengan upaya upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha maupun masyarakat sendiri.

“Eranya sudah global, eranya juga digital, maka itu tidak boleh kita berpangku tangan saja, harus bersaing,” ujarnya.

Dikatakannya, Trenggalek sudah berubah , pemuda juga tidak lagi banyak yang malas-malasan. Terbukti munculnya Grab, Go food, Go jek dan layanan berbasis aplikasi sudah merambah di kota Kripik ini.

“Kini Trenggalek dengan dimotori anak muda sudah mengambil peluang layanan transportasi masyarakat berbasis on line. Ini sangat luar biasa dalam perkembangan tatanan kehidupan masyarakat di Trenggalek,” tandasnya.

Menurut perhitungan para ahli, masih keterangan H Samsul Anam,  sekitar dua tahun lagi kita akan memasuki sebuah era keemasan dalam konsep kependudukan, yaitu Bonus Demografi.

“Generasi Bonus Demografi “Yang kebetulan juga beririsan dengan “Generasi Milenial” kita tersebut, pada saat yang sama juga terpapar oleh masifnya perkembangan teknologi, terutama teknologi digital,” kata H Samsul Anam menirukan ulasan  pidato Menteri Komunikasi dan Informatika RI.

Digitalisasi di berbagai bidang ini juga membuka jendela peluang dan ancaman yang sama, “Ia akan menjadi ancaman jika hanya pasif menjadi pengguna dan pasar, namun akan menjadi berkah jika kita mampu menaklukkannya menjadi pemain yang menentukan lanskap ekonomi berbasis digital dunia,” ungkapnya.

Oleh sebab itu kata menteri, mari bersama-sama kita jauhkan dunia digital dari anasir anasir pemecah belah dan konten konten negatif, agar anak kita bebas berkreasi, bersilaturahmi, berekpresi dan mendapatkan manfaat darinya.(ham)