DPO Satreskoba Polres Lamongan Akhirnya Tertangkap

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Tim Buser Satreskoba Polres Lamongan berhasil membekuk pengedar pil Carnophen. MH(48) warga Desa Sedayulawas Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan di rumah orang tuanya di Desa Kranji Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, Senin (21/5/2018) sekira pukul 16.30 WIB. Dari tangan tersangka turut diamankan barang bukti 820 butir pil Carnophen.

Kasubag Humas Polres Lamongan  AKP Harmudji saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa, petugas Sebelumnya menangkap tersangka AR(42) warga Banjarwati Kecamatan Paciran dan SK(35) warga Desa Sedayulawas Kecamatan Brondong, yang juga istri MH. Setelah menangkap dua orang tersebut lalu petugas lakukan pengembangan dan akhirnya berhasil membekuk tersangka MH yang sudah dijadikan target operasi (TO) petugas.

MH dihadapan petugas mengakui menjual obat terlarang bersama istrinya, SK(35) warga Desa Sedayulawas dan AR temannya.

Selama menjadi DPO, dia mengaku berpindah dua kali. Pertama, di rumah saudaranya. Kemudian yang kedua di rumah orang tuanya ini yang akhirnya tertangkap. Semenjak istrinya tertangkap terlebih dahulu, dia mengaku sempat menjenguk istrinya di Lapas Lamongan. “Saya menjenguk istri saya di Lapas Lamongan kurang lebih lima kali,” ungkap MH.

“Tersangka kita bekuk di rumah orang tuanya dan turut diamankan barang bukti pil Carnophen sebanyak 820 butir, uang tunai sebesar Rp 100 ribu dan satu unit handpone merk Polytron,” ungkapnya

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku berserta barang bukti dbawa ke Mapolres Lamongan guna proses hukum selanjutanya,” Pelaku jelas melanggar pasal  sebagaimana dimaksud dalam Pasal 197 jo Pasal 98 ayat ( 2) dan ayat ( 3)UU RI NO. 36 tahun 2009 tentang kesehatan jo pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP,” pungkasnya. (omdik/fer)