Jelang Hari Raya Idul Fitri, Kue Kering dan Donat Masih Diminati

proses produksi donat dan kue kering di DKU Donat, Sengon Jombang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: :Jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 H ini, kue kering dan donat masih menjadi minat yang paling utama digemari sebagiai sajian tamu pada perayaan moment tahunan.

Salah satunya yakni, meningkatnya permintaan kue kering dan donat, di outlet DKU Donuts yang berada di daerah Sengon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Bahkan hanya untuk melayani persediaan lebaran kali ini, Rosidah yang merupakan owner DKU Jombang, mengaku bahwa produksinya naik hingga 100 persen.

“Dibandingkan hari biasa, peningkatan bisa naik 100 persen,” ujar Rosyidah saat ditemui sejumlah jurnalis, Rabu (23/5/2018).

Masih menurut Rosyidah, selain permintaan meningkat hingga 100 persen, pada momentum menjelang lebaran tahun ini, pemesanan kue di tempatnya juga banyak berdatangan dari luar negeri.

“Pemesanannya sangat bagus, dari banyak kalangan, terutama ‘customer’ saya itu dari kawan-kawan TKI yang ada luar negeri misalnya, Hong Kong, Taiwan, Korea, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam. Ada juga dari Kuwait,” paparnya.

Lanjut Rosyidah, pemesanan kue yang dilakukan para TKI di luar negeri tergolong unik, karena mereka melakukan ‘order’ untuk keluarga mereka yang ada di Indonesia.

“Di antara mereka (red :TKI) yang di luar negeri itu, salah satu dari mereka ada yang menjadi koordinator dari perkumpulan mereka untuk mengkoordinir temannya untuk ‘order’ kue lebaran di DKU cookies ini,” tegasnya.

Imbuh Rosyidah, untuk promosi produk kue, pihaknya lebih memilih memajang gambar-gambar produknya di jejaring sosial seperti, Facebook dan Instagram.

“Jadi ‘costumer’ saya banyak melihatnya juga dari situ, kemudian lanjut japri di WhatsApp (WA),” katanya.

Ditanya mengenai persiapan menghadapi order untuk tahun ini, Rosyidah mengaku, bahwa untuk lebaran tahun ini, ia telah mempersiapkan dua bulan sebelum lebaran tiba.

“Banyak pemesanan kue saat momen menjelang lebaran,” ungkapnya.

Dan karakter kue kering yang di produksi di DKU Donat, lanjut Rosyidah, lebih cenderung pada kue fantasi atau kue modern, meskipun tetap berkiblat pada kue klasik seperti jenis kue Nastar yang di modifikasi menjadi kue Nastar buah.

“Ada bentuk Strawberry, Wortel, Cermai, Salak, Jagung, Terong, kemudian aneka macam kartun, seperti Doraemon, Angry Bird, Spongsbob, dan lain-lain. Harganya, relatif terjangkau, berkisar mulai harga 100 ribu rupiah per pack, satu paketnya, isi enam toples,” pungkasnya.

Perlu diketahui, DKU Donut/ Cookies sendiri berdiri tahun 2001 dan memiliki sejumlah outlet yang tersebar di beberapa kota di Jawa Timur (Jatim) seperti Jombang, Pare, Wage, Sidoarjo, Madiun, dan Jember. Di Jombang saja, DKU Cookies memperkerjakan 10 orang pekerja, Pare empat orang, Wage empat orang, Sidoarjo empat orang, Madiun delapan orang, dan di Jember terdapat tiga oulet dengan masing-masing outlet empat orang pekerja.(elo)