Garut Banjir Bandang, Belasan Warga Tewas dan Sejumlah Orang Dinyatakan Hilang

KANALINDONESIA.COM : Akibat hujan yang mengguyur Garut dari jam 20.00 s/d 23.00 WIB, Selasa(20/09/2016) malam, semua jembatan yang menghubungkan ke arah Garut Kota lumpuh total dikarenakan air sungai Cimanuk meluap sampai bibir jembatan.

Bahkan 15 rumah di Rengganis, yaitu rumah-rumah yang ada dipinggir sungai Cimanuk hanyut terbawa arus yang sangat besar dan deras.

Setidaknya 16 orang ditemukan tewas dan sejumlah orang lainnya hilang akibat banjir bandang yang melanda Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Haryadi Wargadikarta.

“Korban dikhawatirkan bisa bertambah. Tapi sejauh ini yang sudah ditemukan tewas, 16 orang. Yang hilang masih didata, juga yang luka,” kata Haryadi yang berada di lokasi bencana.

Baca:  Warga Keluhkan Kartu JKN-KIS Bermasalah, Dinkes KLU Pastikan Normal di Februari Mendatang

Ditambahkannya, yang terkena dampak sekitar 500 keluarga di tujuh kecamatan.

Pada Rabu (21/9), air sudah surut. Namun, ratusan relawan dan petugas penyelamat dan bantuan dari berbagai lembaga terus melakukan pencarian dan penyelamatan korban.

Menurut Haryadi, banjir bandang terjadi akibat hujan yang turun sejak Selasa (20/9) dalam intensitas tinggi dan berdurasi panjang, ditambah tingginya tingkat kerentanan tanah.

Daerah Terdampak :
1. Kec. Bayongbong
2. Garut Kota
3. Banyu Resmi
4. Tarogong Kaler
5. Tarogong Kidul
6. Karang Pawitan
7. Samarang

Korban Meninggal Dunia 15 Orang :
– 5 Orang Lapangan Paris
– 3 Orang Cimacan
– 1 Orang Jati Asri
– 1 Orang Kaum Lebak
– 3 Orang Bendungan Copong
– 2 Orang Sukasenang

Baca:  Tiga Pilar Kecamatan Tamansari Canangkan Kampung Merdeka Covid-19

Korban Hilang 18 Orang :
– 15 Orang Lapangan Paris
– 2 Orang Leuwi Daun
– 1 Orang Cimacan