Polres Lamongan Amankan Tiga Orang Saat Main Judi Dadu

Ketiga pelaku judi togel ketika berada di Mapolres Lamongan. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Tim Jaka Tingkir Satreskrim   Kepolisian Resort  Lamongan melakukan pengggerbekan arena perjudian jenis dadu di area kosong belakang rumah warga di Desa Mejeruk Kecamatan Ngimbang, Selasa (22/5/2018) sekira pukul 23.30 WIB. Dalam penggerebekan itu Tim Jaka Tingkir berhasil mengamankan tiga orang, satu bandar dan dua sebagai penombok serta turut diamankan barang bukti  uang tuani sebesar Rp 5.895 juta

Ketiga orang tersangka tersebut  yaitu Sipen (50) bandar judi dadu warga Desa Kedungdadi, Kecamtan Sugio, Kartim (55) penombak warga Desa Maragel Kecamtan Ngimbang dan Suhadak (50) penombak warga Dusun Bugan Desa Kedungrejo Kecamatan Sukodadi

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung saat gelar pres release, Kamis (24/5/2018) sekira pukul 11.00 WIB, menjelaskan, perjudian jenis dadu tersebut dilakukan lebih sepuluh orang dengan sebagai bandar adalah Sipen ,serta Suhadak dan Kartam sebagai penombok. Terdapat tujuh orang yang lari pada saat dilakukan penangkapan oleh petugas.  Kemudian  yang dikenal oleh bandar sebanyak dua orang yaitu Priono selaku bandar kop, dan Sukadi selaku kasir.

“Saat ini petugas terus memburu teman tersangka yang lainya dan mengimbau segera  untuk menyerahkan diri kepada petugas,” tegasnya

Diungkapkan, Saat itu Tim Jaka Tingkir Satreskrim  Polres Lamongan sedang melaksanakan patroli di Wilayah Kecamatan Ngimbang, lalu mendapatkan informasi, bahwa di belakang rumah warga di Desa Mejeruk Kecamatan Ngimbang ada Perjudian jenis dadu.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, kemudian dilakukan penyelidikan, ternyata benar, bahwa di desa tersebut terdapat gerombolan orang yang sedang asik main judi dadu. Kemudian Tim jaka Tingkir mengatur setrategi dan melakukan penangkapan,

“Akhirnya berhasil mengamankan tiga pelaku dan barang bukti  tiga buah mata dadu, satu lembar bergambar mata dadu, satu alat penutup, satu tatakan, satu lembar tikar, satu lampu templek, satu tas ransel warna hitam, dan uang tunai Rp 5.895 juta” Pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Lamongan guna proses penyidikan lebih lanjutnya,” tandasnya(omdik/fer)