Ratusan Warga Bluri Lamongan Berebut Sembako Murah

Warga Desa Bluri Kecamatan Solokuro padati depan masjid di desa setempat ketika ada pasar sembako murah. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Ratusan warga kurang mampu di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, saling berebut kesempatan untuk mendapatkan sembako murah yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan. Tak hanya petugas yang dibuat repot, Bupati Lamongan yang ikut berjualan juga ikut kewalahan melayani warga. Sebako murah yang digelar selama Bulan Ramadhan ini, diharapkan bisa meringankan beban warga yang kurang mampu.

Pasar murah yang digelar di halaman Masjid Baiturrohman di Desa Bluri Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan pada Kamis (24/5/2018) sore, langsung diserbu ratusan warga, terutama kaum duafa.

Ratusan warga yang antri sambil membawa kupon ini, rela berdesakan dan saling berebut demi mendapatkan sembako murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan.

Sambil membawa kupon dan uang, ratusan warga yang mayoritas ibu-ibu terus merangsek masuk di tengah kerumunan dan rela berdesakan untuk mendapatkan paket sembako murah tersebut.

Pada pasar murah di sini bukan hanya petugas Dinas Perdagangan yang melayani warga, bahkan Bupati Lamongan, Fadeli juga turun langsung ikut melayani warganya. Bahkan, melihat ratusan warga yang saling berebut, Bupati dan petugas sempat kewalahan.

Tidak sampai satu jam, sebanyak 500 paket sembako murah yang dikemas dalam satu bungkusan berisi beras, minyak goreng, gula pasir dan mie instan ludes terjual. Warga setempat mengaku sangat terbantu dan senang bisa mendapatkan paket sembako murah. Mereka berharap sembako murah tersebut bisa dijual setiap hari. Dan rencananya, paket sembakon murah yang digelar hari ini bisa menjadi persediaan untuk warga selama bulan puasa kali ini.

Menurut Bupati Lamongan, H. Fadeli, sembako murah ini dijual dibawa harga di pasar, seperti beras di pasar dijual dengan harga Rp. 12.000/Kg sementara di sini hanya dijual dengan harga Rp. 7.000/Kg. Harga paket beras yang dikemas dalam lima kilogram perbungkusnya dipasaran dijual dengan dengan harga Rp. 57.000, namun di sini dijual hanya Rp. 35.000. Untuk gula pasir dengan harga Rp. 11.000/Kg dipasaran,  sedangkan di sini hanya Rp. 9.000/Kg. Untuk minyak goreng yang biasanya Rp. 12.000/Kg namun khusus pasar murah ini harganya cuma Rp. 9.000/kg.

“Rencananya, program sembako murah tersebut akan dilakukan setiap hari selama Bulan Ramadhan. Pemerintah Kabupaten Lamongan akan keliling ke desa-desa. Diharapkan adanya pasar murah bisa meringankan beban warga kurang mampu, ” terang Bupati. (omdik/fer)