Siap Kalahkan PS Tira, Persela Ingin Ke Papan Atas

Coach Aji Santoso memantau latihan untuk menghadapi PS Tira di Stadion Surajaya. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM: Usai menahan imbang Barito Putra di kandangnya, Persela kini berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Liga 1. Namun jika mampu meraih poin sempurna saat menjamu PS Tira di kandang, Senin (28/5/2018) malam, Persela Lamongan bisa naik ke papan atas. Untuk itu, Persela bertekad mengalahkan PS Tira yang dalam beberapa pertandingan terakhir mengalami penurunan performa

Sesuai dengan jadwal lanjutan Liga 1 pekan kesebelas, Persela Lamongan akan berhadapan dengan PS Tira di Stadion Surajaya Lamongan. Meski tak punya banyak untuk mempersiapkan diri, namun anak asuh Aji Santoso masih terlihat bersemangat dalam latihan Minggu sore.

Wallace Costa yang cidera kepala akibat benturan dengan pemain Barito Putra juga sudah terlihat mengikuti latihan. Begitu juga dengan Saddil Ramdhani, meski dipanggil bergabung dengan Timnas, Saddil memilih untuk berangkat pemusatan latihan usai membela Persela melawan PS Tirta.

Pelatih Persela Aji Santoso bertekad membawa Persela ke papan atas. Melawan PS Tira di kandang menjadi kesempatan untuk meraih poin sempurna dan bisa naik ke peringkat dua atau tiga.

Ada dua pemain PS Tira yang diwaspadai pelatih Persela, Aji Santoso. Mereka adalah striker haus gol, Aleksandar Rakic dan gelandang serang, Gustavo Lopez. Khusus Lopez, pemain asal Argentina ini pernah membela Laskar Joko Tingkir.

Lopez memulai karier di Indonesia dengan membela Persela pada 2006. Tentunya, dia paham betul seluk-beluk mantan klubnya tersebut.

“Saya tahu dia (Rakic dan Lopez) pemain bagus yang patut diwaspadai, Pertandingan melawan PS Tira menjadi motivasi tersendiri untuk meraih tiga poin penuh di kandang,” ucap Aji.

Sementara itu, Head coach PS Tira Rudy Eka Priyambada mengatakan, timnya sedang mencari momentum untuk bangkit setelah kalah dari Perseru Serui. Kekalahan itu sangat menyakitkan karena terjadi di kandang sendiri, Stadion Sultan Agung, Bantul.

“Pertandingan besok adalah laga hidup mati bagi kami. Kami harus bekerja keras untuk membayar kesalahan kemarin di kandang waktu lawan Perseru,” ungkap Rudy di Lamongan, Minggu (27/5/2018) siang.

Misi merebut poin di Lamongan bukan perkara mudah. Apalagi PS Tira selalu kalah di Lamongan dalam dua tahun terakhir. Rekor tandang Abduh Lestaluhu juga tidak jelek. Mereka sudah menelan tiga kekalahan dalam lima partai away musim ini.(omdik/fer)