Anak Belasan Tahun Tanpa Identitas Tewas, Saat Bermaksud Gandol Truk

Korban saat berada di Kamar Jenazah Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Kebiasaan anak-anak “gandol” truk kembali memakan korban. Kemarin, salah satu anak usia belasan di wilayah Kabupaten Lamongan tewas terlindas truk nopol L 9707 UN yang hendak dinaikinya. Peristiwa nahas tersebut terjadi di Pertigaan lampu merah Sumlaran Sukodadi Lamongan, Jawa Timur, Senin (28/5/2018), sekitar pukul 14.00 WIB.

Kejadian tersebut bermula saat korban tengah berjalan bersama beberapa orang temannya di bahu jalan. Kemudian mereka berusaha naik ke bagian belakang Tractor Head (truk penarik trailer) yang melintas.

Korban diperkirakan menuju Lamongan untuk menonton sepak bola, karena malam harinya ada pertandingan sepak bola di Stadion Surajaya Lamongan.

Korban dan teman-temannya memanfaatkan lampu merah Sukodadi untuk bisa mencari tumpangan kendaraan yang bisa mengantar mereka ke Lamongan. Tapi naas bagi korban, diperkirakan ketika dia mau naik kendaraan tersebut tangannya tersangkut roda hingga menyeret tubuhnya dan terlindas.

“Ada truk lewat, mereka kayaknya mau ikut tapi yang satu terpeleset kemudian jatuh dan terlindas roda belakang,” ujar Ipda Sudibyo, Kanit Laka Polres Lamongan.

Korban yang diperkirakan berusia 17 tahun ini tewas di tempat. Anak tersebut mengalami luka parah di bagian kepala dan sekujur tubuhnya. Petugas sedikit kesulitan untuk mengetahui identitas korban lantaran tidak membawa identitas.

Sudibyo menambahkan, korban (Mr.X) memakai kaos hitam bergambar lengan panjang kombinasi abu-abu,membawa sarung motif kotak warna hijau, rambut samping tipis, celana kain warna hitam dan bersepatu.

Sampai tengah malam ini (saat berita ini ditulis) jenazah korban masih di Kamar Jenazah Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML).

“Saya mengharapkan, apabila keluarga yang merasa kehilangan, dengan ciri di atas bisa langsung hubungi Unit Laka Polres Lamongan, ” pungkasnya.(omdik/fer)