Hasil Survei Khofifah-Emil Unggul di PilGub Jatim 2018

Khofifah Indar Parawansa ketika bersama-sama pendukungnya dalam satu acara. Foto:omdik_kanalindonesia.com

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Sepanjang periode Maret hingga Mei 2018, sejumlah lembaga survei merilis hasil survei mereka terhadap dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim tahun 2018. Dari hasil sourvei menunjukkan pasangan Khofifah-Emil lebih unggul dibandingkan dengan Pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Keunggulan hasil sourvei yang ditunjukkan oleh beberapa lembaga sourvei di Jawa Timur tersebut, tidak membuat calon Gubernur dengan nomor urut 1 yakni Khofifah Indarparawansa merasa puas.

Khofifah menilai hasil survei yang dilakukan lembaga survei untuk dirinya dianggap masih belum maksimal. Justru ia menginginkan seluruh tim pemenangan mampu memenuhi target suara di atas 50 persen.

Seiring mendekati hari pencoblosan pada 27 Juni mendatang, ekstabilitas pasangan Khofifah-Emil terus menanjak bahkan meninggalkan pasangan Saifullah Yusus dan Puti Guntur Soekarno

Hasil Survei tersebut ditunjukkan oleh Lembaga Sourvei Populi Canter, dengan selisih pasangan Khofifah-Emil unggul dengan 44 persen. Pada paslon nomor urut 2 Pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno hanya mencapai 38,8 persen.

Sementara itu, tiga lembaga sourvei lainnya seperti sourvei Poltracking, Sourvei Center And International Studies dan Sourvei Alvara Research Center menunjukkan bahwa pasangan nomor urut 1 juga masih unggul jauh dibandingkan paslon nomor urut 2.

Hal ini dikatakan dalam kunjungannya Khofifah ke salah satu perusahaan sarang burung walet di Desa Tunggunjagir Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Kedatangan calon Gubernur nomor urut 1 ini disambut ribuan pekerja wanita PT. Perdana Jaya sebagai perusahaan yang mengelolah sarang burung walet di Lamongan.

Kunjungannya tersebut antara lain dalam rangka silaturahmi, ceramah, sholawat, do’a serta berbuka puasa bersama dengan ribuan pekerja. Selain itu, Khofifah juga meminta dukungan agar ribuan pekerja wanita di Lamongan ikut memilihnya pada pencoblosan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.(omdik/fer)