Nekat Jual Serbuk Petasan, Dua Pemuda Ponorogo Dicokok Polisi

Dua pelaku dan barang bukti(insert) diamankan polisi

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Anggota Unit Reskrim Polsek Badegan Polres Ponorogo mengamankan MN(18) dan WS(22) keduanya warga Dukuh Ngeluk, Desa Ngrandu,  Kecamatan Kauman, Ponorogo, Jatim karena kedapatan membawa, menguasai dan menjual bubuk petasan, di tepi jalan raya Ponorogo – Wonogiri, Senin(28/05/2018) sekira pukul 21.00 WIB.

Penangkapan kedua pelaku di depan SMPN 1 Badegan yang masuk Desa/Kecamatan Badegan tersebut bermula dari informasi yang masuk ke anggota Unit Reskrim Polsek Badegan bahwa ada orang yang akan melakukan transaksi serbuk petasan di sekitar SMPN 1 Badegan.

Mendapati informasi tersebut, dua angota Unit Reskrim Polsek Badegan langsung meluncur ke TKP guna melakukan penyelidikan.

Saat itu melihat ada dua pemuda yang mencurigakan sedang berboncengan naik sepada motor Supra X dengan nopol AE 4117  TR berhenti tepat di depan SMP 1 Badegan terlihat sedang menyembunyikan bungkusan yang dimasukan kedalam kaos yang dimungkinkan membawa bubuk petasan dan akan melakukan transaksi dengan pembeli.

Tak mau kehilangan buruanya, anggota Unit Reskrim Polsek Badegan yang telah melakukan pengintaian langsung mendekati kedua pelaku untuk dilakukan penggeledahan dan ditemukan 2 plastik warna bening berisi serbuk petasan masing – masing 500 gram (total 1kg) dan 1 (satu) ikat sumbu petasan.

“Dari kedua pelaku berhasil diamankan 2 plastik warna bening,  berisi bubuk petasan  berat masing-masing 500 gram;1 ikat sumbu petasan; 1 unit sepeda motor Honda Supra X; 1 buah hand phone,”ucap Kasubbag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto.

Kedua pelaku beserta barang buktinya di bawa ke Mapolsek Badegan,  untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatanya tersebut, kedua pelaku dianggap melanggar Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No.12 tahun 1951) tentang bahan peledak,”pungkas AKP Sudarmanto.(ans)