Dilantik Pj Bupati Pamekasan, Fattah Jasin Berharap Masyarakat Bisa Bersinergi

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM
Fattah Jasin, usai dilantik sebagai Pejabat (Pj) Bupati Pamekasan, langsung menggelar silaturrahmi dengan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Dalam kesiapannya memimpin kabupaten setempat, dirinya meminta agar seluruh lapisan masyarakat nantinya bisa bersinergi dalam menciptakan kondusifitas di daerahnya.

Dalam silaturrahmi yang berlangsung dalam suasana gayeng dan penuh keakraban itu, Fattah Jasin, pria kelahiran Sumenep 1962 lalu itu, didampingi oleh istri dan ketiga anaknya, beberapa pejabat Pemprov Jatim, serta teman dan familinya dari Sumenep.

Sebelum memberikan sambutan, satu-persatu udangan yang hadir, memberikan ucapan selamat kepada Fattah Jasin dan istrinya, sembari menjabat tangan.

Saat Fattah Jasin memperkenalkan diri, ia mengaku dirinya masih ada darah Pamekasan, karena mantan Bupati Pamekasan, Zainal Fatah, merupakan kakeknya.

“Dilantik menjadi PJ Pamekasan, Kami seraya pulang ke kampung halaman. Sebab, kota kelahiran kami adalah di pulau garam ini. Untuk itu, kami berharap agar semua elemen masyarakat bisa menerima kami serta bersinergi dalam menciptakan kondusifitas daerah kabupaten ini,” kata Fattah Jasin di sela kesibukan silaturrahmi dengan Forpimda Pamekasan, Senin (28/05).

Kepemimpinan Fattah Jasin di Kabupaten Pamekasan ini, akan berlangsung selama enam bulan ke depan sampai dilantiknya Bupati definitif yang baru. Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan bahwa dirinya banyak pengalaman kerja diberbagai bidang instansi pemerintahan Propinsi Jawa Timur.

“Hampir 20 tahun saya ada di Badan Perencanaan Daerah Provinsi Jawa Timur. Kemudian pindah jadi Kepala Biro Ekonomi selama 4 tahun, Disperindag selama 1 tahun, Diskop UMKM hampir 4 tahun, serta Kepala Bappeda 3 tahun, dan 1 tahun terakhir ini di Asisten Ekonomi dan Pembangunan,” ucapnya.

Menurutnya, untuk urusan kepemerintahan sudah melihat melalui kaca mata Jatim, bahwa Pamekasan ini mempunyai potensi yang luar biasa besar, tinggal bagaimana nantinya potensi yang besar ini diikuti dengan SDM yang handal.

“Maka yang sangat dibutuhkan oleh pemerintah saat ini ialah SDM yang mempunyai inovasi-novasi yang cemerlang,” tutupnya. (Nang/Ifa).