Musim Mudik Lebaran, Waspada Jalur Blackspot dan Rawan Bencana di Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Musim arus mudik lebaran tahun 2018, para pengguna jalan yang melintas di Kabupaten Trenggalek, harus mewaspadai jalur Blackspot (rawan laka lantas) dan rawan bencana. Pasalnya ada beberapa titik rawan terjadi laka lantas dan bencana alam di Kota Keripik Tempe ini.

Beberapa titik atau kawasan yang perlu diwaspadai yakni yang sering terjadi laka lantas atau yang disebut area blackspot berada di jalan raya Trenggalek – Tulungagung. Sedangkan untuk jalur yang rawan terjadi bencana alam, berada di jalur Trenggalek – Ponorogo, tepatnya di kilometer 16 dan 17.

Dikonfirmasi terkait kesiapan arus mudik lebaran tahun 2018, Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Satlantas Polres Trenggalek, Iptu Agustyo mengatakan beberapa catatan yang perlu diketahui oleh pemudik atau pengguna jalan. “Bagi para pemudik atau penguna jalan yang akan melakukan kegiatan mudik lebaran, harus benar – benar menyiapkan segala sesuatunya. Selain menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan, perlu juga mempelajari peta jalan yang akan dilewati nantinya,” ucapnya, Rabu (30/5/2018).

Dikatakan Agus sapaan akrabnya, di Kabupaten Trenggalek, ada beberapa titik jalan berlubang maupun jalan yang kondisi jalannya rusak. Beberapa kerusakan jalan tersbut terjadi di ruas jalan Trenggalek –Tulungagung, Trenggalek – Pacitan. Dimana jalur tersebut merupakan jalur nasional yang pemeliharaan jalan ada di tangan Pemerintah Pusat.

Meski ada beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan, sampai saat ini perbaikan jalan sudah mulai dilakukan. Sehingga mendekati lebaran tiba, ruas jalan yang rusak bisa dilewati tanpa harus memakan korban laka lantas.

“Kami juga sudah melakukan survey bersama tim gabungan untuk memastikan jalur mudik di Kabupaten Trenggalek siap untuk digunakan. Hanya saja, para pemudik maupun pengguna jalan perlu meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan bencana maupun area blackspot,” imbuhnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat atau penguna jalan, untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Terlebih menjelang arus mudik lebaran, dipastikan volume kendaraan akan meningkat. Sehingga dapat memicu terjadinya laka lantas jika tidak berhati – hati dalam melakukan perjalanan. (mil)