Rentenir Bakal Mati, Bila E- Warong Mensos Berjalan

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meresmikan 19 elektronik Warung Gotong Royong (e-warong)  Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (KUBE-PKH) di Kediri (foto : G Marmoyo/kanalindonesia.com)

KANALINDONESIA.COM : Banyaknya warga kurang mampu terjerat rentenir dan bertumpang tindihnya program menjadikan warga kurang mampu mempunyai banyak Kartu membuat kementrian Sosial meringkas dalam memberikan bantuan dengan berbasis Elektronik berbelanja di warung Gotong Royong ( E- Warong ).

Peresmian di beberapa wilayah langsung diresmikan oleh Khofifah Indar Parawansa Menteri Sosial ( Mensos ) Republik Indonesia, peresmian yang ke 19 elektronik Warung Gotong Royong (e-warong)  Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (KUBE-PKH) di laksanakan diKediri, Jumat (23/9).

Peresmian tersebut berlokasi di Desa Plongko kecamatan Pare Kabupaten dan Kelurahan Banjaran Kota Kediri. E-warong sendiri melayani jual beli sembako untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dengan sistem pembayaran nontunai.

Baca:  Salah Alamat, Penyebab Pemkot Tak Hadir di Sidang Gugatan Warga RW 5

Menteri Khofifah, menyatakan program e-warong untuk kebutuhan PKH yang merupakan upaya pemerintah agar bantuan bisa tepat sasaran, kualitas, jumlah dan waktu. Dan tidak menjadikan rancu akan kepemilikan kartu bagi keluarga yang kurang mampu .

Menurutnya, pemerintah memiliki harapan jika kedepan bantuan sosial dari pusat maupun daerah dapat dijadikan satu dengan satu kartu sejahtera dalam program tersebut.

“Di e-warong, PKH dapat mempergunakan Kartu Indonesia Sejahtera sebagai alat pembayaran saat berbelanja beras, gula, minyak goreng dan tepung, imbuhnya.

Dalam program ini, Kementerian Sosial menggandeng BRI dan BNI dengan membuka tabungan khusus untuk PKH. Selanjutnya, tabungan itu juga dapat digunakan sebagai alat penyaluran berbagai dana bantuan sosial lainnya seperti Kartu Indonesia Pintar, Bantuan Pangan, juga Bansos dari pemerintah daerah.

Baca:  Kementan Terus Kawal Program Penetapan LP2B

Menurut Khofifah, penyaluran dana melalui nontunai lebih efektif dan akuntabel daripada penyaluran langsung tunai.

“E-warong ini ke depan akan menjadi salah satu sarana untuk menekan praktik rentenir. Sebab, peserta atau pemegang Kartu Sejahtera ini juga otomatis jadi anggota Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera,” ungkapnya.

Peluncuran e-warong sendiri di Kabupaten Kediri menurut Menteri Khofifah membutuhkan 13 titik untuk mencangkup seluruh Kabupaten Kediri. Sedangkan di Kota Kediri saat ini terdapat 3 titik yang sudah siap dimanfaatkan bagi pemegang Kartu Sejahtera. Kedatangan menteri sosial ke Kediri merupakan peluncuran titik ke 19 dari daerah lain. (G Marmoyo)