Nyawa Melayang Lagi di Lamongan, Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu Memakan Korban

LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Lintasan jalur ganda kereta api yang tak dilengkapi palang perlintasan di Lamongan kembali menelan korban jiwa.

Kali ini korbannya, Askuri (46) warga Dusun Ngepung Desa Rejosari Kecamatan Deket,Lamongan.

Pria itu tewas ditabrak KA barang di perlintasan KA tanpa palang pintu di Desa Deket Kulon, Jum’at (8/6/2018) sekira pukul 13.35 WIB.

Menurut saksi, Sadimun (57), sebelum kejadian korban dari arah Selatan hendak melintas ke arah Utara dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan Nomor Polisi S 2370 MF.

Saat melintas muncul KA barang nomor Log cc2039814 yang dimasinisi Wahyu dari arah Barat. Korban sepertinya tidak tahu dan hanya konsen melintas.

“Saya sudah memberi tanda pakai bendera dari sebelah Utara rel dan semuanya berhenti bahkan banyak yang sudah teriaki, tapi orangnya nglonyor aja dari arah selatan rel,” kata Sadimun.

Kereta api semakin dekat dan karena jaraknya begitu dekat,sewaktu roda depan sepeda motor berada pada bantalan rel KA dan langsung  tertabrak KA yg mengakibatkan korban terpelanting ke arah timur  sejauh 5 meter yg mengakibatkan korban mengalami luka berat pada kepala bagian belakang dan pelipis depan luka terbuka.

Motor yang dikendarai rusak berat. Menurut Sadimun, korban saat di evakuasi dan dinaikkan ambulance masih dalam keadaan hidup dan dilarikan ke RSUD dr. Soegiri Lamongan. Namun pada pukul 15.09 WIB korban dinyatakan meninggal dunia.(omdik/fer)