BPJSK Sosialisasi JKN KIS Pada Ratusan Jamaah Muslimat NU

SOSIALISASI: Staf Pemasaran BPJS Kesehatan cabang Mataram Cahaya Wulandini tengah menjelaskan terkait JKN KIS pada jamaah Muslimat NU di Lingkungan Taman Baru, belum lama ini (8/6/2018).

MATARAM, KANALINDONESIA.com- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Mataram menggelar sosialisasi pada ratusan jamaah PW Muslimat NU di Kota Mataram. Sosialisasi tersebut terkait Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) pada 400 jamaah lanjut usia (lansia) Muslimat NU NTB.

Kegiatan tersebut bekerjasama dengan PW Muslimat NU NTB, DPD Pengajian Al-Hidayah, dan MT Raudatul Jannah. Melalui sinergi ini, Muslimat NU diharapkan dapat mendukung BPJS Kesehatan mencapai universal health coverage tahun 2019 mendatang.

Muslimat NU merupakan salah satu organisasi terbesar dalam bidang sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Jaringan kepengurusannya pun sangat luas di Indonesia. Dengan kondisi tersebut, diharapkan Muslimat NU memiliki kekuatan yang besar dalam mengajak masyarakat untuk menjadi akselerator dalam mencapai tujuan pemerintah. Baik di bidang ekonomi, pendidikan, sosial dan kesehatan.

Staf Pemasaran BPJS Kesehatan cabang Mataram Cahaya Wulandini menjelaskan mengenai regulasi, pelayanan yang didapat serta status kartu peserta JKN KIS. Cahaya mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan sosialisasi guna menjelaskan seputar kondisi dan konsep JKN dan pelayanan kesehatan kepada peserta. Harapannya dengan digelarnya kegiatan ini, peserta BPJS Kesehatan dapat memahami dan mendengar langsung serta dapat menyebarluaskan informasi ini kepada orang lain.

“Kita berlandaskan gotong royong yang berkeadilan,” ujarnya pada para lansia di Lingkungan Taman Baru Kelurahan Pagesangan Timur, Kota Mataram, belum lama ini (8/6/2018).

Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa tujuan pemerintah sesuai dengan visi dari BPJS Kesehatan yakni pada tahun 2019 semua masyarakat Indonesia sudah menjadi peserta JKN KIS 100 persen. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan dan memberi pemahaman kepada masyrakat tentang manfaat dan pentingnya kesehatan serta hak-hak bagi pemegang kartu JKN-KIS maupun BPJS lainnya.

“Kita ingin memberi tahu, program JKN KIS adalah program pemerintah, ini tanggung jawab bersama semua stakeholder,” jelasnya.

Sosialisasi untuk jamaah muslimat NU dilakukan karena masih banyak warga masyarakat yang belum memahami manfaat dan pentingnya JKN-KIS. Pihaknya juga ingin melakukan pendekatan kepada masyrakat, terutama kepada masyarakat lansia yang masih banyak yang belum memahami betul akan pentingnya kartu JKN-KIS.

Ia menambahkan, sekarang BPJS semakin mudah diakses dengan hadirnya BPJS Mobile. Program ini membuat peserta bisa download BPJS Kesehatan Mobile, bisa memeriksa status kartunya.

“serta bisa menghubungi langsung call Center 1500400 bila ada masalah,” katanya.

Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU NTB Hj Dewiyani menuturkan, kegiatan sosialisasi BPJS Kesehatan seiring dengan kegiatan Muslimat NU berbagi dengan kaum lansia dan anak-anak. Ia berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya jamaah Muslimat NU NTB dapat menikmati manfaat JKN KIS BPJS Kesehatan.(Idam).