Muddai Madang : Penyelenggaraan PON-19 harus dievaluasi

KANALINDONESIA.COM : Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, KOI Muddai Madang berpendapat banyak yang harus di evaluasi dari Penyelenggaraan PON-19 yang berlangsung di Jawa Barat.

Secara umum penyelenggaraan PON-19 ini cukup bagus hanya saja masih banyak yang harus dievaluasi sehubungan masih adanya ketidak puasan peserta tekait dengan penilaian wasit /hakim di beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan.Demikian dikemukakan Wakil Ketua Umuim KOI Muddai Madang ketika dimintai tanggapannya, penyelenggaraan PON-19 Jawa Barat, Sabtu (24/9).

“Harus diakui masih banyak ketidak jujuran yang dilakukan wasit hakim dalam PON-19 ini. Padahal dari hasil PON ini akan didapat atlit atlit potensi, bagaimana kalau sistemnya seperti ini ,” kata Muddai Madang disela sela kunjungan nya di arena PON-19.

Baca:  Konsolidasi dengan PB, Menpora Ingin Semua Fokus Target Prestasi di SEA Games, Asian Games dan Olimpiade

Menurut Muddai yang juga mantan Ketua KONI Sumatera Selatan ini, PON -19 ini seyogyanya melahirkan juara juara yang berkwalitas .Artinya atlit yang meraih medali ini benar benar memiliki kwalitas. “Menangnya secara fair bukan karena keberpihakkan wasit Untuk apa kalau menjadi juara ternyata tidak dihargai,” Kata Muddai.

Untuk itu ia berharap pentingnya evaluasi secara menyeluiruh penyelenggraan PON-19 ini, agar atlit binaan PON-19 bisa menapak karir ke jenjang yang lebih baik lagi.

Dalam kesempatan tersebut Muddai Madang mengetakan, pihaknya berserta jajaran Komite Olimpiade sangat mengapresiasi langkah Kemenpora agar kedepan cabang olahraga PON ini mengacu kepada cabang Olimpiade. “Kami di KOI sependapat dengan Kemenpora bahwasanya kedepan PON mempertandingkan cabang cabang olahraga Olimpiade.Karena dari hasil PON inilah lahir atltit atlit yanhg nantinya menjadi bagian Inodnesia di event tingkat Olimpiade,” ujar Muddai Madang.

Baca:  Triyatno Gagal Persembahkan Medali di ISG IV

Untuk itu kedepan Muddai Madang berharap, KONI dan KOI serta Satlak Prima duduk bersama membuat rumusan sistem pembinaan Olahraga secara berkesinambungan ,:“katanya

Disamping itu Kata Muddai, Pengurus Cabang Olahraga harus memiliki integritas dan mampu membawa organisasi yang dipimpin menjadi organisasi yang berkwalitas .” Harus kita akui ada pengurus cabang olahraga yang sama sekali tidak memiliki tanggung jawab dalam membina atlit .Ini yang harus kita benahi agar kedepan setiap Pengurus cabor memahami fungsi dan tugasnya masing-masing,” demikian Muddai Madang.

ZAL