Lagi, Atlet Kabupaten Mojokerto Sumbangkan Medali PON Jabar, Untuk Jatim

PON Jabar 2016

KANALINDONESIA.COM : Sahurun prajurit Yonif Para Raider 503 Mayangkara Mojosari yang menjadi atlet penembak di cabang olahraga (cabor) berhasil menyumbangkan medali emas untuk kontingen Jawa Timur. Atlet Kabupaten Mojokerto ini untuk pertama kalinya menyumbang medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-19 di Bandung, Jawa Barat.

Wakil Sekretaris KONI Kabupaten Mojokerto, Endro Ismiarso menuturkan, Sabirin berhasil meraih medali emas di nomor 50 meter senjata laras panjang.

“Ia menumbangkan tuan rumah Jabar dan DKI yang sebelumnya mendominasi di kategori pistol,” ungkapnya.(24/09/2016)

Bahkan Sahurun, hampir mencapai angka 10 atau absolute. Endro menjelaskan, Sahurun hanya sedikit meleset dari titik pusat tujuan dari jarak 50 meter. Namun ketepatan Sahurun tak bisa dikejar oleh atlet dari kontingen lain yang banyak mengalami kesalahan saat perlombaan tersebut.

Baca:  Menpora Dukung Ali Adrian Ikuti FIM World Championship Supersport 2017

“Venue yang sekarang digunakan juga lebih baik dari sebelumnya yang banyak terganggu dari aktifitas luar sehingga konsentrasi banyak yang terganggu. Terbukti, Sahurun bisa konsentrasi karena tidak terganggu karena aktifitas luar sehingga ia berhasil menyumbang emas untuk Jawa Timur,” katanya.

Sebelumnya satu lagi atlet Mojokerto yang membuat harum nama kabupaten yakni Sujada Sumiyati, yang berhasil membawa satu medali perunggu untuk cabor wushu nomor santa 60 kg putri. Dengan medali emas yang diraih Sahurun, maka atlet Kabupaten Mojokerto berhasil menyumbang total donasi satu emas dan satu perunggu untuk kontingen Jawa Timur. Kabar gembira tersebut juga diapresiasi  Ketua KONI Kabupaten Mojokerto, Firman Efendi. Dari total 15 atlet Kabupaten Mojokerto yang bergabung dengan kontingen Jawa Timur, akhirnya atlet Kabupaten Mojokerto berhasil menyumbang medali emas.

Baca:  Tropical Transit Jazz Bromo 2018

“Iya, Sahurun merupakan atlet pertama Kabupaten Mojokerto yang berhasil meraih medali emas,” paparnya.(elo)