PWM Akhirnya Angkat Plt Guna Selesaikan. Polemik PDM & RS. Muhamadiyah

Saad Ibrahim baju Putih Dan Plt.PDM kota kediri

KANALINDONESIA.COM : Pembekuan Pimpinan Daerah Muhamadiyah ( PDM ) Kota Kediri oleh Pimpinan Wilayah Muhamadiyah ( PWM) Jatim beberapa lalu, telah final dan sepengetahuan Pimpinan Pusat.Dan PWM telah mengangkat Plt, pada PDM Kota Kediri, Hal tersebut diungkapkan oleh Saad Ibrahim Ketua PWM Jatim.

Dalam keteranganya Saad menjelaskan PWM melakukan pembekuan karena beberapa hal masalah yang ada di internal PDM serta telah menyerang RS.Muhamadiyah tanpa bukti dan data yang kuat.

“Muhamadiyah tak pernah masalah internal dibuka diluar hingga ramai ” kata Saad ketika menghadiri Tasyakuran di RS.Muhamadiyah kota kediri, Sabtu (24/09/2016).

Lebih lanjut Saad mengatakan, jika Pihak PWM telah mendapatkan persetujuan dari Pusat, jika akan melakukan pembekuan pada PDM Kota Kediri.

Baca:  Dinsos Kabupaten Kediri Bersama Kantor Pos Lounching Penyaluran BST

“Silahkan kalau pihak PDM tak terima dengan keputusan PWM, kami telah melakukan kordinasi dengan Pusat,” tantang Saad.

Saad juga telah memanggil pihak PDM beberapa waktu lalu untuk membicarakan polemik yang terjadi di PDM Kota Kediri dan meminta agar diselesaikan secara baik- baik jangan sampai ramai di luar.

“Tapi kenyataanya justru berbalik, ya akhirnya kita bekukan pimpinan periode 2015 – 2020,” jelas Saad.

Sementara itu PWM telah menunjuk Plt PDM Kota Kediri untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di Rumah Sakit maupun PDM Kota Kediri.

“Saya berharap masalah segera selesai dan kembali kondusif,”kata Saad.

Terpisah Prof.Thohir Lut yang ditunjuk untuk menjadi Plt PDM Kota Kediri mengatakan, dirinya siap menyelesaikan permasalahan yang terjadi di kota kediri.

Baca:  Harga Sejumlah Bahan Pokok Merangkap Naik

“Saya harap pimpinan lama PDM legowo dan bisa koordinasi dengan kami untuk menyelesaikan masalah internal maupun masalah Rumah Sakit,”tegas Thohir.

Thohir juga menambahkan jangan membawa bawa masalah pribadi ke dalam Muhamadiyah, agar semua lekas selesai.

“Pengangkatan Dr.Erika sebagai direktur yang mengangkat adalah PWM. Jadi itu adalah wewenang PWM,”pungkas Thohir. (G Marmoyo)