Kasus Sajam Paling Menonjol Pada Operasi Sikat Semeru 2016

Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M.Ridha, saat gelar press release

KANALINDONESIA.COM : Kasus tangkap tangan masyarakat membawa senjata tajam sajam)paling banyak dan sangat menonjol. Tepatnya sebanyak 24 kasus pada Operasi (Ops) Sikat Semeru 2016 di wilayah hukum Polres Bangkalan yang digelar dari tanggal 14 – 25 September 2016. Disusul pencurian sepeda motor (ranmor) 3 kasus, judi sebanyak 3 kasus, narkoba 1 kasus, pencurian dengan kekerasan 1 kasus, penipuan dan penggelapan sepeda motor sebanyak 1 kasus.

“Selama digelar Operasi Sikat Semeru 2016, kami (Polres Bangkalan) berhasil mengungkap 33 kasus. Kasus yang paling memperihatinkan dan menonjol adalah penangkapan masyarakat yang membawa sajam tanpa izin,” terang Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M.Ridha, pada press release, Senin, (26/9/2016).

Baca:  Jaksa Tolak Pledoi Henry Gunawan, Fakta-Fakta Penipuan Kongsi Pasar Turi Dibeber

Sementara itu, senjata tradisonal jenis sken sebanyak 6 buah, pisau 5 buah, celurit 4 buah, 2 buah kunci T, 2 unit HP, kartu remi, 1 buah alat pengisap sabu (bong). Narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,62 gram, pipet, korek api 1 buah, 3 unit sepeda motor, 1 unit alat main togel hongkong dan uang tunai sebanyak Rp.1.837. 000 disita sebagai barang bukti (BB).

“Sebelum dilakukan penindakan secara hukum. Kami himbau masyarakat yang merasa memiliki sepeda motor bodong agar segera menyerahkan kepada aparat keamanan,” pinta pak Anis. (Yans)