WIDODO, Anggota DPRD Ponorogo dari partai Demokrat saat memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Penanganan pemerintah terkait Covid-19 yang hingga kini masih tinggi mendapatkan perhatian dari anggota DPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono.

Putra Presiden RI ke enam yang lebih akrab disapa Mas Ibas ini menyatakan kekhawatirannya jika negara tidak mampu menangani akan menjadi gagal.

Pernyataan tersebut menurut EBY justru merupakan bentuk sikap kecintaannya kepada negara, tanah air dan bangsa.

Sebagai wakil rakyat, wajar dan sepantasnya jika Ibas bersama rakyatnya dan menyuarakan aspirasinya.

Terkait dengan itu anggota DPRD Ponorogo dari partai Demokrat, Widodo ikut merespon statement dari seniornya yang di senayan.

Widodo mengajak masyarakat untuk memaknai pernyataan Mas Ibas dengan positive thinking, kritik seharusnya justru membangkitkan dan dimaknai sebagai support agar pemerintah berbuat lebih baik, sikap kritis terhadap pemerintah belum tentu pesimis terhadapnya.

” Yang disampaikan Mas Ibas agar kita membuat kebijakan sudah dipertimbangkan dengan cermat dan sudah mempertimbangkan berbagai aspek, demikian ketika kebijakan diimplementasikan agar konsisten dan tidak tebang pilih. Kritik mas Ibas harusnya lebih menyemangati pemerintah karena hari ini semua elemen sedang saling bahu membahu menghadapi pandemi covid,”ucap Widodo.

Pun demikian, dikatakan Widodo, DPC Partai Demokrat Ponorogo telah banyak berkiprah dalam membantu pemerintah daerah Ponorogo dalam upayanya untuk memutuskan penyebaran Covid 19.

Aksi nyata mulai saat awal pandemi 1,5 tahun lalu, baik dari pengurus, anggota DPRD Ponorogo maupun dari anggota DPR RI yaitu dengan membagikan masker, membagikan tangki-tangki cuci tangan, penyemprotan desinfektan, menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak, memberikan bantuan modal untuk UMKM terdampak pandemi covid.

“Dalam bernegara Indonesia kita telah menyepakati bersama bahwa salah satu pilar utama adalah demokrasi artinya kedaulatan ada di tangan rakyat. Dengan posisi partai Demokrat yang saat ini di luar pemerintahan namun tetap bersama rakyat, memperjuangkan kedaulatan rakyat dan memenuhi harapan- harapan rakyat bersama kita kuat dan bersatu kita bangkit. Partai Demokrat tumbuh dengan budaya yang santun, yang tidak mudah menyalahkan atau melempar kesalahan kepada pihak lain, nanti biarlah rakyat yang menilai dan sejarah mencatat,”tegasnya.

Lebih lanjut dikatakanya,” dari awal pandemi, Partai Demokrat telah menggerakkan mesin partai hingga ke pelosok-pelosok untuk membantu meringankan penderitaan rakyat,”pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here