Bojonegoro Potensi Longsor

KANALINDONESIA.COM : Berdasarkan data pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi (PVMBG) Kabupaten Bojonegoro. Terdapat 10 kecamatan berpotensi terjadi longsor. Tepatnya wilayah rawan longsor itu berada di kecamatan yang mayoritas berada di wilayah selatan kota bojonegoro dan barat.
Sepuluh kecamatan itu adalah kecamatan 1. Ngambon, 2. Temayang, 3. Sugihwaras, 4. Tambakrejo, 5. Margomulyo, 6. Bubulan, 7. Purwosari, 8. Malo, sedangkan yang berada di wilayah barat kota bojonegoro adalah kecamatan kasiman dan trucuk.

Ketua forum peduli bencana indonesia ( FPBI ) bojonegoro M. Nurcholis menuturkan langkah yang diambil oleh pihaknya merupakan sebuah peringatan awal.

“Ini adalah sebuah early warning ( peringatan dini ) dan diharapkan seluruh warga masyarakat benar-benar memperhatikan tanda-tanda potensi longsor. Diantaranya sumur-sumur penduduk yang biasanya masih terdapat air, tiba-tiba mengalami kekeringan, selain itu bangunan tinggi, pohon maupun tiang listrik yang nampak miring,” paparnya.(27/09/2016)

Baca:  Viral Vandalisme di Gedung Pemkab Bojonegoro yang Identik Kelompok Anarko

Masih menurut Nurcholis,” penyebab lainya adalah faktor alam yang dimana faktor alam tersebut terjadi pada air. Tiba-tiba sumber air menjadi keruh dimana air itu dulunya sangat jernih. Apalagi dengan adanya arus deras aliran air yang tiba-tiba mengecil atau bahkan tidak mengalir. Dan itulah tanda-tanda awal akan terjadinya tanah longsor yang harus diwaspadai oleh masyarakat setempat,” pungkasnya. (reg/elo)