Pusdiklat AKN Belum Kantongi Ijin Prinsip, Pembangunan Sudah Digeber

KANALINDONESIA.COM : Masih dalam proses perizinan terkait pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bojonegoro di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, saat inimasih dalam proses. Namun, pengerjaan bangunan sudah dilakukan.

Kepala Badan Perizinan Kabupaten Bojonegoro, Kamidin menuturkan. Saat ini Badan Perizinan Kabupaten Bojonegoro sedang mengurus izin Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL UPL) di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bojonegoro.

“Kami sudah menyerahkan semua berkas-berkas untuk mengurus izin UKL UPL itu ke Badan Lingkungan Hidup,” ungkapnya.(27/9/2016)

Sedangkan, proses pengerjaan sekarang mulai tahap pengurukan. Nampak truk pengangkut tanah uruk keluar masuk di lokasi pembangunan Pusdiklat. Sementara, para pekerja meratakan tanah di lokasi yang akan dibangun gedung Pusdiklat, yang sejatinya belum mengantongi izin pembangunan (IMB).

Baca:  Jendral (Purn) Moeldoko Pantau Keberhasilan Kinerja HKTI Bojonegoro

Pembangunan Pusdiklat AKN Bojonegoro ini sempat disorot dan membuat gaduh kalangan DPRD Bojonegoro. Bahkan, beberapa anggota Dewan mengusulkan dibentuk pansus pembangunan Pusdiklat tersebut. Namun, usulan pansus itu ditolak oleh sebagian besar fraksi di DPRD Bojonegoro. Mengenai perizinan UKL UPL itu, DPRD juga mengingatkan agar Pemkab Bojonegoro tertib administrasi.

Sementara itu menurut Kepala BLH Kabupaten Bojonegoro, Elsadeba Agustina, pihaknya sudah menerima berkas-berkas UKL UPL pembangunan Pusdiklat tersebut dari Badan Perizinan Pemkab Bojonegoro.

“Sudah ada pengantar dari Badan Perizinan. Selanjutnya, kami akan segera melakukan pembahasan dan kajian,” ujarnya.

Elsa juga menambahkan, pihaknya akan mengawasi terkait pembangunan gedung Pusdiklat tersebut agar tidak mendahului sebelum semua izin keluar.

Baca:  Menyongsong, Peringatan Hari Jadi Kota Bojonegoro Ke 339

“Secepatnya akan kita selesaikan terkait izin ini harapanya juga segera namun pembangunan tidak berjalan dahulu sebelum izin keluar,” tandasnya.(reg/elo)