Ketua KPU Jatim Buka Sosialisasi Caleg DPRD Kabupaten Bangkalan 2019

BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Ketua Komisi Pemilihan umum (KPU) Provinsi Jawa Timur ( jatim), Eko Sasmito didampingi Ketua KPU Bangkalan, Fauzan Jakfar.  Sore ini bertempat digedung PK- PRI Bangkalan. Membuka Sosialisasi Calon Anggota Legislatif (Galeg) DPRD tingkat  Kabupaten Bangkalan 2019.

Sosialisasi yang dihadiri instansi terkait dan 16 pimpinan partai politik (parpol) di Kabupaten Bangkalan tersebut. Eko menjelaskan berbagai persyaratan yang harus dipenuhi olah para caleg, sepertinya tidak jauh berbeda dengan persyaratan caleg 5 tahun sebelumnya.

“Pada pileg 2019 nanti, Madura mendapat tambahan 12 kursi. Tetapi Kabupaten Bangkalan kursinya tetap 50 karena jumlah penduduknya 1 juta lebih,” terang Eko Sasmito, Selasa, (3/7/2018).

Terkait dengan pencalonan para mantan nara pidana (napi).  Baik napi kejahatan seksual, korupsi dan lain lain. Sesuai UU Nomer 20/2018 yang sudah diundangkan pada tanggal 20 Juni 2018 lalu.  KPU tidak perkenankan  napi dicalonkan sebagai caleg 2019.

Baca:  Kapolres Bangkalan Pimpin Sertijab 2 Perwira Menengah dan 4 Perwira Pertama

“KPU tidak memperkenankan para mantan napi menjadi caleg 2019,” tegas Eko.

Sementara itu, Ketua KPU Bangkalan, Fauzan Jakfar minta kepada 16 pimpinan parpol agar secepatnya mengirm personal operator untuk mendapatkan pasward dan pengambilan user name serta sistim aplikasi pencalonan (SILON) KPU Bangkalan. Karena proses pencalonan legislatif Bangkalan sekarang ini melalui SILON. Termasuk komposisi pencalonan perempuan sebanyak 30 persen.

“Pencalonan anggota legislatif DPRD Bangkalan mulai besok dan sesuai jadwal yang telah ditentukan,” pungkas Fauzan. (yans).