Mayat Mengapung Di Pelabuhan Gegerkan Nelayan Tamperan

PACITAN, KANALINDONESIA.COM: Nelayan Tamperan dibuat geger dengan penemuan mayat lelaki, mengapung di dalam pelabuhan TPI Tamperan hanya dengan mengenakan celana dalam dan muka hancur dipenuhi darah, Minggu (8/7/2018).

Menurut penjelasan Bripka Sukardi Kamladu Polairut Pacitan ” Penemuan itu berawal saat pagi biasanya para nelayan sedang menjalankan aktifitasnya disekitar pelabuhan, diperkirakan pukul 08.30. Tiba-tiba tertuju pada sosok tubuh mengapung dalam posisi telungkup dan hanya mengenakan celana dalam dan dada dipenuhi tato. “Ternyata tubuh sosok lelaki,” jelasnya.

Sukardi mengungkapkan, saat itu juga para nelayan melaporkan ke Kantor Kamladu Airut yang tak jauh dari lokasi ditemukannya mayat tersebut. Tak lama kemudian jajaran polsekta dan BPBD menuju TKP, lantas mayat dibawa ke RSUD sambil menunggu pihak keluarga,” ungkapnya.

” namun tak begitu lama kemudian ada salah satu nelayan yang mengenali korban tersebut adalah Mujiono (29) Korban warga tampean Rt.1.Rw.10 Kelurahan Sidoarjo Kabupaten Pacitan, dan korban juga pekerjaannya sebagai anak buah kapal nelayan. Sambil menunggu pihak keluarga kami menyerahkan kasus ini ke Polsekta untuk menangani lebih lanjut,” tandas Bripka Sukardi.

Sementara AKP. Kusnan Kapolsek kota Pacitan, mengatakan ” adanya penemuan mayat yang mengapung di sekitar Pelabuhan TPI Tamperan, dugaan sementara korban meninggal sudah 3 hari dan disebabkan kecelakaan laut ” akan tetapi kami pihak polisi tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan berdasarkan hasil visum dokter korban tidak ditemukan adanya kekerasan di tubuh korban, “pungkas Kusnan.(Bc)