Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Tim Gabungan Gelar Penertiban

Tim gabungan lakukan penertiban trotoar

TRENGGALEK,  KANALINDONESIA.COM: Untuk memberikan ruang lebih bebas dan mengembalikan hak para pejalan kaki di Trenggalek, Satlantas Polres Trenggalek bersinergi dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP Trenggalek menggelar penertiban trotoar di beberapa titik. Senin (9/7/2018)

Penertiban tersebut meliputi, lingkar Alun-alun, pusat perbelanjaan yang berada di jalan Sukarno Hatta, Jl Panglima Sudirman serta seputaran pasar Pon Trenggalek.

“ Saat penertiban, banyak kita temukan trotoar jalan yang seharusnya digunakan oleh pejalan kaki justru dimanfaatkan untuk parkir sepeda motor, etalase toko yang memakan trotoar hingga para PKL yang memanfaatkan trotoar sebagai tempat untuk berdagang,’’ Kasat Lantas Polres Trenggalek AKP Ricky Tri Dharma

Menurutnya, sesuai dengan pasal 45 ayat (1) Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan menyatakan bahwa Trotoar merupakan salah satu fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan di antara fasilitas-fasilitas lainnya.

“ Jadi seperti apa yang kita temukan pada saat penertiban dengan kondisi ini, selain mengganggu para pejalan kaki juga menyalahi peraturan yang berlaku,’’ imbuhnya.

Dalam penertiban ini, lanjutnya, petugas lebih mengedepankan tindakan preventif dengan memberikan peringatan serta meminta memindahkan barang dagangan maupun sepeda motor yang terparkir memakan badan trotoar.

“ Sesuai pasal 275 ayat 1 UU LLAJ, setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fasilitas pejalan kaki dapat di pidana paling lambat 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu,“ jelasnya.

Ditambahkan, trotoar merupakan hak pejalan kaki bukan untuk kepentingan pribadi. Setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi perlengkapan jalan dan trotoar termasuk didalamnya. (sup/ham)