Aksi Gantung Diri Gegerkan Warga Tulakan

KANALINDONESIA.COM : Aksi nekat gantung diri yang dilakukan oleh Suyitno (70) warga Dusun Ngambar Rt.1.Rw 20.Desa Kalikuning, KecamatanTulakan diduga karena depresi penyakitnya yang sudah lama diderita.

Peristiwa sangat memilukan yang dirasakan oleh keluarga Poinem (40) istri korban, pertama kali diketahui oleh Poinem istri korban sendiri sekitar pukul 06.00 wib,pada Kamis (29/9/2016) dini hari.

Menurut penjelasan, AKBP.Suhandana Cakra Wijaya melalui Kapolsek Tulakan AKP. Sutrisno ” gantung diri itu di sebabkan korban ( Suyitno) mengalami depresi ” kronolgisnya, pada jam 03.00 wib Korban masih diantar kencing oleh istrinya, kemudian Korban kembali tidur, ¬†sekitar jam 05.30 wib Poinem istri Korban hendak membersihkan halaman rumahnya dan tiba-tiba mendapati suaminya menggantung di pohon Laban. Lantas, Poinem istri Korban berteriak minta tolong warga sekitar, tak kunjung lama warga pun langsung berdatangan ke Tempat kejadian perkara ( TKP),” jelas Kapolsek.

Baca:  Pamit Ke Sawah, Warga Ponorogo Ditemukan Gantung Diri di Gubuk

Lebih lanjut, saat itu juga warga dan Poinem langsung melaporkan ke Polsek Tulakan, dengan sigap jajaran polisi langsung meluncur ke tempat kejadian perkara, dan langsung dia adakan Visum Reprectrum, ” lanjutnya.

DarI hasil visum Reprectrum luar, korban keluar air mani dari kemaluan Korban, lidah terjulur sedikit dan setengah di gigit. Korban tidak di ketemukan bekas benda tumpul atau bekas senjata tajam. Jadi korban ( Suyitno) murni gantung diri karena depresi mengalami sakit hampir 3 bulan lamanya,” pungkas Kapolsek. (Bc)