JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Target vaksinasi di Kabupaten Jombang sudah mencapai 72.71 dari total sasaran 1.035.334 jiwa. Hal itu disampaikan Bupati Mundjidah saat meninjau vaksinasi santri dibeberapa pondok pesantren.

Upaya percepatan vaksinasi ini guna memberikan imunitas yang lebih baik kepada masyarakat ditengah pandemi Covid 19. Percepatan vaksinasi juga telah mendapatkan dukungan dari TNI, Polri, dan Kejaksaan yang juga telah melaksanakan vaksinasi.

Adapun pelaksanaan vaksinasi santri yang dikunjungi Bupati bersama Forkopimda Jombang diantaranya di Ponpes Bahrul Tambakberas, Ponpes Darul Ulum Kepuhdoko Tembelang dan Ponpes Kalibening Mojoagung. Pelaksanaan vaksinasi tetap mengedepankan porotokol kesehatan.

Bupati Mundjidah Wahab mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi ini ada pembatasan untuk menghindari kerumunan supaya tetap mengedepankan protokol kesehatan. Untuk itu perhari jumlahnya kisaran 500 sampai 800 perhari, dengan harapan imunitas anak jauh lebih baik.

Dijelaskannya, dari target sasaran 1.035.334 vaksin, sampai dengan saat ini telah tercapai 72.71 persen, sisanya 27 persen akan ditindaklanjuti terus hingga 14 Juli 2021. Untuk sasaran vaksin juga telah diarahkan untuk usia 12 tahun sampai 17 tahun.

Target vaksinasi kita dalam sehari sekitar 20 ribu,” jelas Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab kepada wartawan, Sabtu (10/07) usai meninjau vaksinasi di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas.

Vaksinasi ini merupakan salah satu bentuk usaha dan ikhtiar bersama untuk menciptakan herd immunity bagi masyarakat. Untuk itu, masyarakat yang belum mendapatkan vaksin segera melaksanakan vaksinasi dan tetap waspada dengam menerapkan protokol kesehatan.

Yang terpenting lagi, kita tidak boleh lengah, dan tetap waspada untuk melaksanakan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here