Polres Trenggalek Kirimkan Bantuan Kemanusiaan Bencana Gempa di Lombok

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Turut prihatin dan berduka cita atas terjadinya bencana alam gempa bumi yang melanda kota Lombok NTB dan sekitarnya hingga menelan puluhan korban jiwa. Dengan peristiwa tersebut Kepolisian Resort Trenggalek mengirimkan bantuan kemanusiaan sebagai rasa kepeduliannya terhadap sesama bangsa. Kamis (2/8/2018).

Bantuan kemanusiaan tersebut satu truk penuh berupa makanan cepat saji, air mineral, selimut, pakaian dan berbagai keperluan sehari-hari dan diberangkatkan langsung oleh Kapolres Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S mengatakan, keluarga besar Polres Trenggalek turut prihatin dan berduka cita atas terjadinya bencana alam gempa bumi yang melanda kota Lombok dan sekitarnya yang menelan belasan korban jiwa.

“ Berangkat dari rasa kepedulian sebagai sesama bangsa, kami Polres Trenggalek mengirimkan bantuan kemanusiaan ini untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Lombok NTB,” ucapnya.

Baca:  Paska Serangan di Mapolsek Wonokromo, Polres Lumajang Perketat Penjagaan

Disampaikan, bantuan kemanusiaan ini berasal dari sumbangan sukarela keluarga besar Polres Trenggalek dan jajaran. Kemudian dikompulir dan dibelikan berbagai keperluan yang mungkin dibutuhkan bagi korban bencana alam di Lombok.

“ Bantuan kemanusiaan ini, kami kirim melalui perjalanan darat dan langsung diserahkan kepada personel kepolisian setempat untuk disalurkan kepada korban gempa,’’ imbuhnya.

AKBP Didit menambahkan, seperti diketahui bersama, pada hari Minggu tanggal 29 Juli 2018 yang lalu gempa bumi berkekuatan 6,4 SR mengguncang wilayah Lombok NTB yang berakibat ribuan rumah rusak, ratusan warga luka-luka dan belasan orang meninggal dunia.

“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita. Kami bersama masyarakat Trenggalek senantiasa berdoa agar saudara-saudara kita di Lombok selalu diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini,” pungkasnya.(sup/ham)

Baca:  Dua Pasien Positif Covid-19 di Kota Malang, Satu Orang Meninggal Dunia