Berangkat dengan Dua Tahap , Bupati Trenggalek Pesan kepada CJH

foto : humas pemkab trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc, dan Wakil Bupati, H. Mochamad Nur Arifin, terlihat kompak berangkatkan 56 dari 501 Jamaah Calon Haji asal Trenggalek, di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis(02/08/2018).

Satu persatu Jemaah Calon Haji dipamiti oleh pasangan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek. Keduanya juga menitipkan doa baik untuk Kabupaten Trenggalek.

“Alhamdulillah dalam pemberangkatan ini pas Pak Wabup ada di tempat, begitu juga dengan saya sehingga kami bisa bersama-sama menitipkan doa pada para jemaah calon haji untuk Trenggalek,” jelas Emil Dardak.

Sebagai warga Trenggalek dan mewakili Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Bupati dan Wakil Bupati banyak berharap kepada para jemaah untuk turut mendoakan yang terbaik bagi Kabupaten Trenggalek dari tanah suci.

Baca:  Polres Trenggalek Amankan DPO Penipuan Calon Karyawan SPBU

Tidak hanya menghampiri para Jama’ah Calon Haji, keduanya juga sempat menyapa para pengantar di luar pagar Pendopo.

“Sekilas tadi kita menjumpai keluarga yang menghantarkan di luar pagar Pendopo, demi alasan keamanan dan kelancaran pemberangkatan pembatasan ini kami lakukan,” tuturnya Bupati Emil.

Melihat pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, pembatasan jumlah pengantar Jama’ah Calon Haji ini untuk menghindari banyaknya pengantar yang berjubel dan berdesak-desakan.

“Kita memohon maaf bila keluarga Jemaah Calon Haji tidak bisa mengantar sampai dengan halaman Pendopo, karena ini semua adalah hasil pembahasan seksama dari seluruh unsur  termasuk keamanan. Mudah-mudahan hal ini tidak mengganggu kekhidmatan kedekatan keluarga untuk mengantar sampai keberangkatan,” tandas Bupati Trenggalek.

Baca:  Sering Banjir, Lurah Kelutan Trenggalek Harapkan Tanggul Permanen

Bupati Emil berpesan, Calon Jemaah Haji harus menjaga kondisi kesehatan, etika, dan perilaku, serta harus mampu menahan diri agar jangan sampai mengganggu jamaah haji lain, haji merupakan sebuah keistimewaan bagi siapapun yang dapat melakukan.

Ada orang yang mampu tapi belum di panggil Allah SWT, bagi yang di berikan kesempatan untuk ibadah haji harus benar – benar bersyukur, saya ingatkan untuk mengunjungi dan berdoa di tempat yang multazam, atau mudah di kabulkan Allah SWT.

“Substansi haji harus di pahami dengan sepenuhnya oleh tiap – tiap calon haji,” terangnya.

Bukan semata – mata untuk menjalankan ibadah dan rukun Islam, haji memiliki arti menuju suatu tempat yang sangat di butuhkan oleh setiap umat Islam.

Baca:  Bupati Trenggalek Tutoriali cara Pembelanjaan KPE

“Maksudnya, dengan ibadah haji menjadikan individu sebagai pribadi yang lebih baik lagi, karena kemabruran haji harus selalu di pelihara dan di perbaharui,” pungkas Bupati Emil.(ham)