19 Hari Jelang Idul Adha, Harga Kambing Naik

Kambing-kambing dagangan milik Slamet

JOMBANG, KANALINDONESIA. COM: Jelang perayaan Idul Adha yang sudah kurang beberapa hari lagi, harga kambing untuk kurban di Jombang mulai naik drastis. Kenaikan berkisar hingga Rp 300 ribu/ekor. Kenaikan ini menjadi lebih tinggi dibanding tahun lalu yang mencapai Rp 2,5 juta/ekor.

Salah satu peternak kambing, Slamet, mengaku kenaikan sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Kenaikan berlaku bagi seluruh jenis kambing, baik kambing jenis gibas, Jawa, atau kambing jenis ettawa.

“Tahun kemarin kambing kurban paling murah masih Rp 2,5 juta. Tahun ini kambing paling Murah Rp 2,8 juta hingga Rp 3 juta/ekor. Jadi naik rata-rata Rp 300 ribu per ekor,” kata Slamet, salah satu Pedagang Kambing, pada sejumlah jurnalis saat ditemui dilapak miliknya, di Desa Jenis Gelaran, Bareng, Jombang, Sabtu (4/8/2018).

Baca:  Plt Kadinkes Jombang :Di Jombang Tak ada Imunisasi Rubella

Meski demikian, Slamet mengaku tidak tahu penyebab dari kenaikan harga kambing kurban tersebut. Slamet menduga kenaikan disebabkan mendekati Hari Raya Idul Adha. “Gak tau penyebabnya apa. Bisa jadi karena sudah mendekati Idul Adha, jadi harganya mahal,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ismail, penjual kambing yang ada di sepanjang jalan Hasyim Ashari, saat ditemui sejumlah jurnalis di lapaknya, ia mengatakan bahwa kenaikan harga kambing jelang hari raya kurban ini, memang terjadi setiap tahunnya, namun kenaikan harga ini, masih dibatas wajar.

“Ya pasti naik tiap tahunnya mas, karena ini sudah tradisi rutinan. Ya tapi naiknya masih wajar-wajar aja, yang jelas harganya masih terjangkau oleh pembeli,” tukas Ismail.(elo)

Baca:  Antrian Pemohon e-KTP Membludak, Bupati Jombang Tuding Warga Tidak Tertib