DPRD Trenggalek, Temukan Pelanggaran Pekerjaan Drainase di Dinas PUPR

M Hadi Sekretaris Komisi III DPRD Kab. Trenggalek

TRENGGALEK, KANALINDONESIA.COM: Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek terus pantau terkait permasalahan pekerjaan pembangunan saluran drainase di jalan raya Karangan-Nglongsor Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Proyek tersebut diduga telah melakukan pelanggaran, karena tidak sesuai dengan perencanaan.

M. Hadi Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten mengatakan, saat melaksanakan sidak kemarin ditemukan pelanggaran dan sudah dilaporkan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada dinas terkait . Namun hingga saat ini pihaknya masih belum menerima informasi lanjutan dari pihak OPD bersangkutan yakni, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Trenggalek.

” Berdasarkan temuan saat sidak beberapa waktu lalu, komisi III menemukan adanya ketebalan cor bawah yang jauh tipis dari perencanaan. Yang seharusnya sesuai perencanaan ketebalan cor itu 10 Centimeter, faktanya hanya sekitar 5 centimeter,” ucapnya, Sabtu (4/8/2018).

Menurutnya, besaran besi yang digunakanpun juga dinilai lebih kecil dari yang dipersyaratkan. Padahal seharusnya besi yang dipakai itu berukuran 10 mm. Sedangkan nyatanya yang digunakan besi dengan ukuran sekitar 8,5 mm saja.

“ Dari temuan tersebut komisi III telah melaporkan kepada PPK dan meminta untuk menekankan agar ketebalan cor dan ukuran besi diperbaikai sesuai perencanaan,’’ imbuhnya.

Hadi, politisi asala PKB ini menambahkan, pembangunan saluran drainase tersebut ternyata anggarannya mencapai 2,6 Milliar. Dan pada saat komisi sidak, selain temuan tersebut, pengerjaan juga tidak ada pengawas, konsultan, maupun pelaksana pembangunan dan yang ada di lokasi hanyalah pekerja saja.

Sementara, setelah melakukan konfirmasi ke PPK dinas PUPR. Terkait temuan dari komisi III tersebut, baik mendatangi langsung ke kantor maupun menghubungi via telepon, sampai berita ini diberitakan, OPD terkait masih belum bisa diklarifikasi. (ham)