Ribuan Hektar Sawah Terendam, Akibat Tanggul Kali Apur Ingas Bojonegoro Jebol

Caption foto : tanggul yang jebol

Tingginya debit air Sungai Bengawan Solo sejak kemarin hingga meluap ke persawahan dan anak sungai di sepanjang aliran Bengawan Solo. Tingginya air di anak sungai ini menyebabkan tanggul kali apur ingas di Kecamatan Baureno jebol. Tanggul kali yang jebol itu berada di tengah sawah. Tepatnya di Desa Pucangarum, Kecamatan Baureno, Bojonegoro.

Jupri yang merupakan salah satu petani setempat menuturkan terkait tanggul yang jebol. Menurur perkiraannya kurang lebih sekitar 10 meter lebar tabggul yang jebol. Penyebabnya, karena tidak kuat menahan banyaknya air. Selain itu, pada titik jebolnya tanggul merupakan bekas bangunan pintu air yang belum jadi.

Baca:  Viral Video Porno Beredar di Medsos, Diduga dilakukan Pelajar Ponorogo

“Awalnya air meluber di atas tanggul. Karena terus tergerus air, kemudian lama-lama tanggulnya jebol,” ungkapnya.(03/10/2016)

Jebolnya tanggul tersebut mengakibatkan air mengenangi ribuan hektare sawah yang telah usai dipanen. Namun ada beberapa hektar tanaman padi yang belum dipanen yang juga terendam air. Selain itu air juga merendam benih padi yang baru disebar sekitar 3 minggu yang lalu.

“Untungnya di daerah sini sudah selesai panen semua,” telasnya.

Sukirno, salah satu petugas BPBD Bojonegoro, yang menerima laporan jebolnya tanggul kali apur ingas tersebut juga langsung mendatangi lokasi. Hanya saja petugas tidak bisa melakukan upaya apa-apa. Sebab, air yang mengalir di titik jebolan sangat deras.

Baca:  13 Tangki Air Bersih Diditribusikan ke 78 Desa Terdampak Kekeringan di Pamekasan

“Setelah air surut baru kita lakukan penanganan,” katanya.

Saat ini, ketinggian air Sungai Bengawan Solo di papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) Bojonegoro terpantau berangsur menurun. Dari pukul 12.00 WIB berada di titik 13.80 peilschal menjadi 13.50 peilschal pada pukul 15.00 WIB atau pada status siaga 1 dengan trend air turun.(reg/elo)