Tumpukan Sampah, Ganggu Penumpang dan Pekerja Pelabuhan Gresik

KANALINDONESIA.COM: Sampah di sekitar pelabuhan Gresik masih menumpuk. Sampah yang terbawa ombak ini mengumpul di salah satu sudut Pelabuhan sehingga membuat pemandangan tidak sedap bagi penumpang dan pekerja di Pelabuhan Gresik.

Tumpukan sampah berbagai jenis, mulai sampah plastik, sampah kayu dan sampah botol bekas air mineral dan sebagainya.

“Tidak bisa dibersihkan. Itu sampah dari tengah laut yang terbawa ombak. Nanti saat air pasang juga hanyut sendiri,” kata Muin (40) buruh bongkar muat di Pelabuhan, Gresik, Jawa Timur, Senin (3/10/2016).

Dari pantauan KANALINDONESIA.COM sampah-sampah tersebut dekat dermaga bongkar muat di Pelabuhan Gresik. Selain itu juga dapat dilihat oleh penumpang yang ke Pulau Bawean.

Baca:  Lagi, Madiun Tambah Positif Covid-19 dari Klaster Temboro

“Kalau bisa sampahnya ya dibersihkan. Kan ada petugas kebersihan di Pelabuhan. Masak dibiarkan hanyut ke laut lagi. Jika ada kecelakaan akibat sampah plastik tersangkut baling-baling perahu bagaimana?,” kata Najib (32), penumpang ke Pulau Bawean kepada KANALINDONESIA.COM

Selama ini kelihatannya tidak ada petugas yang membersihkan sampah disekitar pantai di Pelabuhan Gresik. Padahal sampah-sampah tersebut sangat memperjelek pemandangan.

Belum lagi perahu-perahu yang membuang sampah sembarangan di laut sehingga bisa membuat biota laut menjadi terganggu.Kemana sampah-sampah dari perahu yang akan sandar dan sedang sandar di sekitar pelabuhan Gresik.

“Ya kalau ada petugas kebersihannya ya bagus. Tapi jika tidak ada ya menunggu waktu. Lautnya akan dipenuhi sampah plastik yang tidak bisa terurai. tugas siapa?,” katanya. (lan)

Baca:  Sidang Gugatan 2 Pendamping Desa Diloloskan DCT Caleg, Bawaslu Pamekasan Hadirkan Pelapor dan Terlapor